lalu
bagaimana engkau mengatakan bahwa hatimu penuh cinta dan kasih sayang
ketika orang-orang disekitarmu hanya merasakan kebencian memancar dari
tiap tindakan...
lalu bagaimana engkau berkata hatimu penuh dengan kelembutan jika wajahnya selalu menunjukkan kekerasan dan kegarangan...
lalu bagaimana engkau mengakui hanya menghendaki kedamaian ketika kedua tanganmu menghentakkan senapan dan parang...
lalu bagaimana engkau bilang engkau menerima perbedaan saat kau selalu
menyelesaikan berbedaan dengan menyalahkan dan melakukan penghujatan...
lalu bagaimana engkau merasa kehadiranmu membawa kesejukan jika
kehadiranmu menyebabkan jiwa-jiwa tenang terbakar dalam api dendam dan
kemarahan...
lalu bagaimana engkau hendak menyentuh jiwa-jiwa jika kebenaran hanya menjadi milikmu seorang....
Jumat, 10 Mei 2013
Minggu, 28 April 2013
bergetar dalam rindu
bergetar jemariku
bergetar tanganku
bergetar bibirku
bergetar suaraku
bergetar langkahku
bergetar tubuhku
bergetar jantungku
bergetar hatiku
bergetar jiwaku
bergetar setiap titik di ragaku
bergetar setiap titik di jiwaku
bergetar lahir dan batinkubergetar segala yang ada dalam diriku
bergetar semuanya...
dalam rindu
padamu...
hanya padamu....
bergetar tanganku
bergetar bibirku
bergetar suaraku
bergetar langkahku
bergetar tubuhku
bergetar jantungku
bergetar hatiku
bergetar jiwaku
bergetar setiap titik di ragaku
bergetar setiap titik di jiwaku
bergetar lahir dan batinkubergetar segala yang ada dalam diriku
bergetar semuanya...
dalam rindu
padamu...
hanya padamu....
engkau bagiku...
lalu....
bagaimana mampu ku nikmati segala keindahan
tanpa engkau di depanku
engkaulah cahaya
sinar keindahan yang mencerahkan mataku
mengajariku akan seluruh keindahan pandangan
lalu....
bagaimana aku mampu mencerna seluruh wangi aroma
tanpa engkau di sisiku
engkaulah wangi
aroma yang menghidupkan indera penciumanku
mengajariku akan nikmat seluruh wangi bunga dan ratna
lalu...
bagaimana aku dapat mengucap syair sajakku
jika engkau tak lagi temaniku
engkaulah kata yang meluncur dari lisanku
tanpamu
hanya bisa yang mendesis dari lisankku
lalu...
bagaimana aku bisa pergi dan menjauh darimu
engkaulah aroma nafasku
mendetak jantung hidupku
tanpamu ketiadaan nafasku
lalu....
bagaimana aku hidup saat nafasku berhenti
lalu...
bagaimana aku mampu memisahkan hatiku dari hatimu
saat hati kita telah menyatu
engkau adalah aku
aku adalah kamu
lalu....
cinta kita adalah satu
utuh dan penuh
sempurna tanpa cela
putih tanpa noda
bagaimana mampu ku nikmati segala keindahan
tanpa engkau di depanku
engkaulah cahaya
sinar keindahan yang mencerahkan mataku
mengajariku akan seluruh keindahan pandangan
lalu....
bagaimana aku mampu mencerna seluruh wangi aroma
tanpa engkau di sisiku
engkaulah wangi
aroma yang menghidupkan indera penciumanku
mengajariku akan nikmat seluruh wangi bunga dan ratna
lalu...
bagaimana aku dapat mengucap syair sajakku
jika engkau tak lagi temaniku
engkaulah kata yang meluncur dari lisanku
tanpamu
hanya bisa yang mendesis dari lisankku
lalu...
bagaimana aku bisa pergi dan menjauh darimu
engkaulah aroma nafasku
mendetak jantung hidupku
tanpamu ketiadaan nafasku
lalu....
bagaimana aku hidup saat nafasku berhenti
lalu...
bagaimana aku mampu memisahkan hatiku dari hatimu
saat hati kita telah menyatu
engkau adalah aku
aku adalah kamu
lalu....
cinta kita adalah satu
utuh dan penuh
sempurna tanpa cela
putih tanpa noda
Langganan:
Entri (Atom)
