Kadang bertanya ku pada diri
kuatkah ku jalani?
mampukah ku lakoni?
bisakah ku penuhi?
Sandarkan harap pada Sang Maha
itu suatu pasti
namun, kembali ku tanya pada diri
sudahkah menunduk di duli-Nya?
sudahkah bersimpuh di hadap-Nya?
sudahkah berserah hanya pada-Nya?
sudahkah layak tuk memohon pada-Nya?
cukup bersihkah diri tuk menghadap-Nya?
menunduk di duli-Nya?
bersimpuh di kaki-Nya?
kehilangan yang serasa tak terperi
perpisahan dengan jiwa yang lagi terpadu
perpisahan dengan hati yang lagi menyatu
ampunkan aku karna lalaiku
ampunkan aku karna khilafku
ampunkan aku karna anugrah-Mu begitu
mengharu biru di hatiku
Rabu, 10 Februari 2010
Minggu, 07 Februari 2010
Semua Nikmat-Mu
Sepiku
nikmat-Mu
resahku
nikmat-Mu
gundahku
nikmat-Mu
gelisahku
nikmat-Mu
sendiriku
nikmat-Mu
Berpulangnya jiwaku
nikmat-Mu
kembalinya ruhku pada-Mu
nikmat-Mu
rinduku pada isteriku
nikmat-Mu
hampa diri tiada sukma
nikmat-Mu
Semua nikmat-Mu
segalanya nikmat-Mu
perkenankan aku
mampu syukuri semua
nikmat-Mu
nikmat-Mu
resahku
nikmat-Mu
gundahku
nikmat-Mu
gelisahku
nikmat-Mu
sendiriku
nikmat-Mu
Berpulangnya jiwaku
nikmat-Mu
kembalinya ruhku pada-Mu
nikmat-Mu
rinduku pada isteriku
nikmat-Mu
hampa diri tiada sukma
nikmat-Mu
Semua nikmat-Mu
segalanya nikmat-Mu
perkenankan aku
mampu syukuri semua
nikmat-Mu
Rinduku
ku rindu senyummu
tuturmu
sikapmu
ku rindu wajahmu
matamu
bibirmu
ku rindu candamu
tawamu
marahmu
ku rindu manjamu
jengkelmu
kesalmu
ku rindu cara pikirmu
ide-idemu
mimpi dan anganmu
ku rindu semua yang ada
di dirimu
ku rindu segala tentang mu
ku rindu hadirmu
ku rindu.............
entah kapan lagi Ia perkenankan
untuk bertemu
tuturmu
sikapmu
ku rindu wajahmu
matamu
bibirmu
ku rindu candamu
tawamu
marahmu
ku rindu manjamu
jengkelmu
kesalmu
ku rindu cara pikirmu
ide-idemu
mimpi dan anganmu
ku rindu semua yang ada
di dirimu
ku rindu segala tentang mu
ku rindu hadirmu
ku rindu.............
entah kapan lagi Ia perkenankan
untuk bertemu
Langganan:
Postingan (Atom)