Setelah gulita dan kelam
kau muncul dengan terang dan sinar
habis sudah dingin dan kebekuan
kau ganti dengan hangat dan kedinamisan
sirna kelu dan kekakuan
menjadi segar dan kesiapan
Kau hadir sebagai tanda yang baru telah dimulai
tahap-tahap dan langkah siap kembali dicanangkan
target dan tujuan tlah siap dilaksanakan
Kau hadir tandai berawalnya titik baru
titik awal dari sebuah garis keberhasilan
titik awal dari sebuah garis rancangan kehidupan
titik awal dari sebuah garis takdir yang ditetapkan
Kau hadir tandai berakhirnya kekelaman
kelam kegagalan hari-hari kemarin
kelam kegelisahan tiadanya tujuan
kelam kebimbangan akan langkah ke depan
Kau hadir bawa kesegaran
kesegaran untuk melangkah di awal hari
kesegaran untuk menetapkan tonggak keberhasilan
kesegaran untuk memastikan pelaksanaan yang telah direncanakan
setelah istirahat dari kelelahan
setelah istirahat dari kepenatan
setelah istirahat dari segala beban
Selamat datang pagi hari
semoga hangatmu hangatkan jiwaku
semoga segarmu segarkan sukmaku
semoga semangatmu semangatkan diriku
semoga seluruh kebaikan hari
baikkan segala rencanaku
semoga mendung tak lagi
menggantung di langit hatiku
Jumat, 23 April 2010
Kamis, 22 April 2010
Coba Bangkitlah
kadang lelah dan letih
langkah tinggal sepotong-potong
sering lemas dan patah arang
hidup seakan tanpa tujuan
melangkah hanya ikuti arus
tanpa tahu dan mampu mengatur arus
tujuan dan target tak lagi terpikirkan
semua kelam tanpa titik terang
lalu,
sampai kapan?
bilamana datang?
tak mungkin ku terus dalam keadaan demikian
ada tapak yang mesti ditegaskan
ada harapan yang mesti dijawabkan
ada amanat yang mesti dijalankan
tak boleh ku terus terjebak dalam kegelapan
ada terang yang menanti di depan
ada cerah setelah mendung hitam mengambang
ada harapan yang tak mungkin bisa hilang
demi Engkau yang kuasai segala
dengan bersandar pada ijin dan perkenanMu
aku tegaskan pada diriku
semua akan segera berlalu
berganti gelora dan semangat yang mengharu biru
langkah tinggal sepotong-potong
sering lemas dan patah arang
hidup seakan tanpa tujuan
melangkah hanya ikuti arus
tanpa tahu dan mampu mengatur arus
tujuan dan target tak lagi terpikirkan
semua kelam tanpa titik terang
lalu,
sampai kapan?
bilamana datang?
tak mungkin ku terus dalam keadaan demikian
ada tapak yang mesti ditegaskan
ada harapan yang mesti dijawabkan
ada amanat yang mesti dijalankan
tak boleh ku terus terjebak dalam kegelapan
ada terang yang menanti di depan
ada cerah setelah mendung hitam mengambang
ada harapan yang tak mungkin bisa hilang
demi Engkau yang kuasai segala
dengan bersandar pada ijin dan perkenanMu
aku tegaskan pada diriku
semua akan segera berlalu
berganti gelora dan semangat yang mengharu biru
Rabu, 21 April 2010
Sungguh titahMu teramat berat bagiku
sungguh berat jalani titahMu
meski ku tahu harus terima
tak boleh ada penolakan dalam jiwa
tak ada yang mampu hindarinya
sungguh berat jalani titahMu
hingga nalar diam tanpa daya
hingga dada seakan tak bisa terima
sungguh berat jalani titahMu
meski segalanya t'lah Kau tetapkan
kesesuaian peran yang dijalankan hamba
kemampuan yang Kau tiupkan di dada
sungguh berat jalani titahMu
dalam kebuntuan tiap jalan
kepadaMu lah akhirnya semua ku serahkan
meski ku tahu harus terima
tak boleh ada penolakan dalam jiwa
tak ada yang mampu hindarinya
sungguh berat jalani titahMu
hingga nalar diam tanpa daya
hingga dada seakan tak bisa terima
sungguh berat jalani titahMu
meski segalanya t'lah Kau tetapkan
kesesuaian peran yang dijalankan hamba
kemampuan yang Kau tiupkan di dada
sungguh berat jalani titahMu
dalam kebuntuan tiap jalan
kepadaMu lah akhirnya semua ku serahkan
Langganan:
Postingan (Atom)