sendiri semakin menghentak kalbu
sunyi memperlengang perjalanan
pekat memperkelam gelap malam
meski sadar pada akhirnya semua sendiri
tetap saja ku rindu hadir teman sejalan
tetap saja kebersamaan menjentikkan nyala dalam gelap
coba susuri hari dalam pekat perjalanan
raba sisi-sisi jalan singkirkan kerikil tajam
harap cahaya meski sebesar jarum jahitan
biar jelas arah tujuan
pada-Mu kini ku berharap
akan kembali menyala cahya
agar terang muncul di depan gulita
biar titik tujuan tak lagi dalam gamang
pada-Mu kini ku serahkan
dalam gelap tengadahkan tangan
biar muncul bintang penunjuk jalan
Kamis, 10 Juni 2010
Selasa, 08 Juni 2010
mestinya syukur selalu untuk-Mu
mestinya syukur tetap kepersembahkan untuk-Mu
harusnya syukur tak pernah lepas dari hatiku
segala peristiwa adalah nikmat dan anugerah-Mu
sedih gembira
duka ceria
pahit manis
kecewa bahagia
sendiri bersama
tiada ada
rindu cinta
semua adalah karunia
ayat bagi keagungan-Mu
cara mendidik hamba-Mu
menuju tinggi hikmah dan ilmu
mestinya syukur tetap kepersembahkan untuk-Mu
atas tiap pelajaran hidup yang Kau hampar untukku
kebersatuan jiwa
kebersamaan raga
keindahan cinta
kegelisahan rindu
perpisahan raga
kesendirian sepi
harusnya syukur tak pernah lepas dari hatiku
segala peristiwa adalah nikmat dan anugerah-Mu
sedih gembira
duka ceria
pahit manis
kecewa bahagia
sendiri bersama
tiada ada
rindu cinta
semua adalah karunia
ayat bagi keagungan-Mu
cara mendidik hamba-Mu
menuju tinggi hikmah dan ilmu
mestinya syukur tetap kepersembahkan untuk-Mu
atas tiap pelajaran hidup yang Kau hampar untukku
kebersatuan jiwa
kebersamaan raga
keindahan cinta
kegelisahan rindu
perpisahan raga
kesendirian sepi
Senin, 07 Juni 2010
hadirmu
selalu saja dan demikian adanya makna hadirmu bagiku
selalu dan tetap begitu
warna baru
makna baru
pesona baru
tak pernah berulang sgala rasa
selalu mencipta hal-hal tak terduga
gelora
cita
mimpi
angan
gairah
sulam menyulam membentuk kain kehidupan
tiadamu tak pernah ada
dalam hadir yang selalu menjelma
tiadamu berujung maya
dalam abadi kebersamaan jiwa
selalu dan tetap begitu
warna baru
makna baru
pesona baru
tak pernah berulang sgala rasa
selalu mencipta hal-hal tak terduga
gelora
cita
mimpi
angan
gairah
sulam menyulam membentuk kain kehidupan
tiadamu tak pernah ada
dalam hadir yang selalu menjelma
tiadamu berujung maya
dalam abadi kebersamaan jiwa
Langganan:
Postingan (Atom)