selalu mengembang senyum
di jiwa
penawar rindu selaksa makna
selalu merekah tawa
di sukma
pengobat gundah cinta melintas masa
biar tak lahir di hadap raga
meski tak ada di lahir mata
senyum membungakan hati
padu kuatkan diri
segala yang tertanam
tlah tumbuh menjulang
mekarkan kembang
di tiap cabang
mengakar kuat di lubuk hati
menebar wangi di dalam diri
taman ini bukanlah yang kasat pandangan
gugur layu dihantam bayu
rontok kering dilibas kerontang
taman ini melintas waktu
tembus hijab antar alam
tak ada kemarau
tak ada penghujan
bermekaran kembang
sepanjang zaman
Sabtu, 05 Maret 2011
Minggu, 20 Februari 2011
Anakku
setengah windu
empat warsa
empat puluh delapan candra
di hadapnya
sinar mata jadi bercahaya
raut muka selalu ceria
angan dan asa menampakkan wujudnya
semangat juang bergelora
karenanya
pedih pilu tak terasa
lelah letih sirna begitu saja
muram durja tak punya kuasa
untuknya
ku kerahkan segenap tenaga
ku penuhkan tebaran cinta
ku tahankan nafas tersisa
ku kobarkan api jiwa
empat warsa
empat puluh delapan candra
di hadapnya
sinar mata jadi bercahaya
raut muka selalu ceria
angan dan asa menampakkan wujudnya
semangat juang bergelora
karenanya
pedih pilu tak terasa
lelah letih sirna begitu saja
muram durja tak punya kuasa
untuknya
ku kerahkan segenap tenaga
ku penuhkan tebaran cinta
ku tahankan nafas tersisa
ku kobarkan api jiwa
Takdir-Nya, selalu terbaik bagi semua
tiada angin berhembus
kecuali atas kehendak-Nya
tiada air gemericik
tanpa aliran kehendak-Nya
pun daun berguguran
ranting kecil terhempas dari batang
bunga kembang bermekaran
semua berjalan dalam pengetahuan-Nya
segala tlah diatur sesuai ukurannya
setiap hal berlangsung dalam kondisi terbaiknya
jangan pernah tanyakan segala yang tak mampu
akal terima
karna akal niscaya terbatasnya
ikuti saja aliran takdir-Nya
dan engkau pun akan bercahaya
terang hati
cerdas akal
damai jiwa
berujung bahagia
kecuali atas kehendak-Nya
tiada air gemericik
tanpa aliran kehendak-Nya
pun daun berguguran
ranting kecil terhempas dari batang
bunga kembang bermekaran
semua berjalan dalam pengetahuan-Nya
segala tlah diatur sesuai ukurannya
setiap hal berlangsung dalam kondisi terbaiknya
jangan pernah tanyakan segala yang tak mampu
akal terima
karna akal niscaya terbatasnya
ikuti saja aliran takdir-Nya
dan engkau pun akan bercahaya
terang hati
cerdas akal
damai jiwa
berujung bahagia
Langganan:
Postingan (Atom)