Sabtu, 11 Juni 2011

ketika rindu begitu menggebu

sungguh ku syukuri nikmat ini
betapa ku nikmati getar dahsyat ini
sungguh tak ingin ini berlaku pergi
biarlah tetap abadi dalam hati
meski...
kadang gelombangnya seakan menghancurkan
    dinding sukma
             gemuruhnya seakan hampir meruntuhkan
    benteng jiwa
             sengatan panasnya seakan hendak mensirnakan
    batas-batas norma

sungguh ku syukuri rindu ini
abadi hanya untukmu
   berdenyut hanya kepadamu
      bergolah hanya karenamu
         menggulung demi menyentuhmu
meski kadang....
    keraguan menghias yakinku
    kegamangan memperindah tekadku
    keputus asaan mewarnai perjalananku

saat gelora membakar naik
    memuncak ke ujung kepala
saat setiap pori terbakar rindu
   hingga tak ada yang tersisa
kecuali...
  gigil kebekuan setelah melampaui
    puncak panas yang membakar
   

Selasa, 07 Juni 2011

tinggal do'a jalan keluarnya

ketika semua telah sampai pada titik nadirnya
ketika segala upaya telah menemui titik buntunya
ketika nalar tak lagi punya daya
ketika hati tak lagi mampu menahan diri
ketika cinta begitu menyesakkan dada
ketika rindu begitu menuntut pemenuhannya
ketika harapan seakan kehilangan asa
maka....
tinggal do'a sebagai jawabnya
tinggal berserah sebagai jalannya
tinggal berpasrah sebagai akhirnya
lalu...
tundukkan hati di bawah tetap-Nya
terima dengan rela segala putus-Nya
biar...
     sedikit lega sesak di dada
     sedikit ringan beban di jiwa
     sedikit terurai kusut benang nalar kita

Do'a Malam Ini

titip pesan pada malam
  tuk dibawa ke langit harapan
         disampaikan di majlis pemenuhan
          pada Hakim Yang Maha Mengabulkan
  akan rindu yang menanti jawaban
  akan gelora yang tak lagi tertahankan

pada desir ku lampirkan kisah
  agar disebar ke peka pendengaran
   mengetuk pintu-pintu kemukjizatan
 tentang abadi cinta
         yang dilestarikan
 pada dada fana insan