Selasa, 27 September 2011

kadang benar-benar letih

kadang memang sangat lelah
bahkan terpikir juga untuk berhenti saja
terlalu letih untuk terus melangkah
butuh istirahat untuk pulihkan tenaga
sambut esok
   melangkah lagi
      berjalan menuju mimpi
        sambut wujud di akhir hati

kadang seperti hampir patah
tergoda untuk diam dan menyerah
saat badan seakan tak ada darah
  saat jiwa seperti hilang gairah
terlalu letih untuk dipaksa melangkah
perlu sebentar luruskan badan
    tata kembali bangunan impian
sambut pagi yang akan menjelang
  alirkan darah ke semua arah
    biarkan mengalir bersama sengatan sang merah
       kejar angan
           wujudkan impian
sebelum hari mengakhiri kehidupan

Minggu, 25 September 2011

letihku

lelah
  letih
     lesu
raga
   maupun
      jiwa

meski istirahat
   adalah niscaya
lebih mudah
   untuk mengucapnya
daripada ketika
   mencoba melakukannya

Minggu, 18 September 2011

rindu keutuhan

terlalu lama tak ku nikmati landscape keindahan
hingga jiwa jadi begini kerontang 
terlalu lama ku abaikan
   segar air pegunungan
      gemericik air aliran
          sejuk desir menyegarkan
terlalu lama tak ku rasakan
bugar meresap bersama tetesan hujan
   dingin mengguyur pori hingga menembus dinding hati

terlalu lama ku biarkan
jiwa meranggas dalam kerontang
   batin kering tanpa kesegaran
      hati tandus tanpa siraman
terlalu lama tak mampu dinikmati
   teduh hijau dedaunan
      kelokan sungai mengagumkan
         kicau burung merdu mendayukan
            hening dalam kedamaian

ya, terlalu lama memang....