kadang benar-benar serasa tak lagi
menginjak tanah
serasa ringan mengambang
di atas daratan
tak ada lagi ujung kaki yang
menyentuh bumi
ini bukan kegelisahan sayang
bukan pula keterombang-ambingan
ini bukan hilang arah tujuan sayang
bukan pula sirna harapan
lebih ku rasa ini sebagai kenikmatan
sesuatu yang menterlenakan
hingga aku menjadi ketakutan
inilah rindu yang kini menggebu
mengharu bersamamu
mengalir dalam alir nadiku
Jumat, 16 Desember 2011
Rabu, 14 Desember 2011
kembali lagi
kembali sepi merayapi
bersama sunyi di penghujung hari
tiba-tiba hampa menganga
di kawah-kawah luka sukma
begitu saja berjalan semua
tak ada sengaja
tak akan ku kembali menunduk
walau tulang kakiku remuk
tak akan ku kembali merajuk
meski sukma penuh rasa tusuk
air mata tetaplah air mata
biarlah ia mengalir semestinyai
tak perlu dipaksa
cukup nikmati saja
karna pada akhirnya
semua adalah anugerah Sang Kuasa
bersama sunyi di penghujung hari
tiba-tiba hampa menganga
di kawah-kawah luka sukma
begitu saja berjalan semua
tak ada sengaja
tak akan ku kembali menunduk
walau tulang kakiku remuk
tak akan ku kembali merajuk
meski sukma penuh rasa tusuk
air mata tetaplah air mata
biarlah ia mengalir semestinyai
tak perlu dipaksa
cukup nikmati saja
karna pada akhirnya
semua adalah anugerah Sang Kuasa
Senin, 12 Desember 2011
Tanyaku malam ini
kadang...
mesti kembali ku bertanya
akan tiap langkah
atas tiap ide
untuk apa
karena apa
demi apa
keangkuhan
rasa iri
ataukah....
keikhlasan
mesti kembali ku bertanya
akan tiap langkah
atas tiap ide
untuk apa
karena apa
demi apa
keangkuhan
rasa iri
ataukah....
keikhlasan
Langganan:
Postingan (Atom)