Minggu, 04 Maret 2018

pada-Mu

pada-Mu aku berharap perkenan
agar benar-benar hanya bergantung pada-Mu

pada-Mu aku memohon perkenan
agar benar-benar hanya berserah pada-Mu

pada-Mu aku berharap rindu
serindu-rindu sepenuh seluruh

pada-Mu aku berkeingin
agar hati tak lagi terpaling dari-Mu

pada-Mu aku berharap
hanya pada-Mu dan tidak kepada yang lain

Senin, 04 Desember 2017

Engkau dan aku

engkau matahari
terang
   panas
      menggelora

aku bulan
gelap
    dingin
       membeku

sinar terangmu menerpa relung gelapku
panas sinarmu menghangatkan dinginku
gelora hidupmu mencairkan kebekuanku

engkau matahari
aku bulan
ku pantulkan sinar hidupmu
dalam cahaya lembut cintaku
ku belokkan silau benderangmu
dalam indah cahaya wajahku

engkau matahari
aku bulan
engkau sinar
aku cahaya
engkau tegas, panas
aku lembut, sejuk

tanpamu
     aku gelap
tanpamu
    aku dingin
tanpamu
    aku beku
tanpamu
    tak ada keindahan di wajahku

engkau matahari
aku bulan

Kamis, 30 November 2017

Semoga kami senantiasa mampu meneladani

Kau mengaku mencintai kanjeng Nabi
Merasa paling membela jalan kanjeng Nabi
Namun pada saat yang sama…
Kanjeng Nabi lebih suka merangku, engkau sangat senang memukul
Kanjeng Nabi lebih sering memberi rahmat, engkau malah gemar melaknat
Kanjeng Nabi sangat ingin mendamaikan, engkau bersemangat memicu pertikaian
Kanjeng Nabi lebih memilih meluruskan, engkau lebih sering menyesatkan
Kanjeng Nabi lebih gemar mengajari, engkau gemar menghakimi
Kanjeng Nabi senantiasa berwajah senyuman, engkau bangga dengan wajah kemarahan

Kau merasa penjaga kemurnian sunnah kanjeng Nabi
Namun, seringkali kau gemar memaki
acapkali kau senang mencaci

Bagaimana engkau bisa mencintai kanjeng Nabi
jika pada saat yang sama, perilakumu bertentangan dengan uswah kanjeng Nabi
Bagaimana kau katakan engkau penjaga sunnah kanjeng Nabi
ketika pada saat yang sama, tingkahmu seringkali tak terpuji

Bagimu seakan hanya ada kebencian bagi yang berbeda pemahaman
Seakan hanya ada kemarahan bagi yang kau anggap menjadi penghalang keinginan

Ah…, semoga kita benar-benar mampu mencintai kanjeng Nabi
meneladani tindak tanduk yang lahir dari keluhuran budi
berusaha menebar berkah dan bukan amarah
berusaha membimbing dan bukan membanting
berusaha selalu tersenyum dan bukan berwajah manyun

Shalawat salam bagimu Nabi
Semoga kami senantiasa mampu meneladani