Jumat, 03 Februari 2012

gelora berikutnya

tak akan pernah mampu
  kita untuk menahan laju
   yang mengalir dalam kalbu

tak akan pernah bisa
   kita untuk menghentikan rasa
    yang menjalar dari sukma

tak akan pernah sunyi
   kita dari letupan-letupan hati
     yang melukis perjalanan diri

tak perlu malu
  untuk sekedar mengaku
    bahwa rindu
      senantiasa mengaduk kalbu

tak usah risih
  akan hadirnya asih
    dalam balutan kasih

biarkan berkembang
   mengukir pahatan kenang
     yang berakhir pada tenang

gelora

kembali bergetar
   benar-benar bergetar
menggigil sekujur badan
mengalir tak tertahan

tak akan pernah benar-benar mampu ditahan
apa yang merupakan sebuah kewajaran
semakin kuat berupaya dikekang
  semakin kuat berusaha menerjang

menggigil di tiap jaringan
meski musim tak lagi penghujan
ah....
    semoga Tuhan masih berkenan
   menjagaku dari tiap penyimpangan

Jumat, 20 Januari 2012

dari puing menjadi dinding

kembali mencari
   titik-titik menjadi huruf
     barisan huruf menjadi kata
       jajaran kata menjadi kalimat
         menabur hikmah penuh makna

ketika badai hembuskan nafasnya
  taburan makna di atas hamparan pantai
    berserakan
      berhamburan
        bertaburan di mana-mana

terpisah-pisah tanpa makna
   tercerai-berai tanpa arti
     menjadi titik-titik jelaga

punguti satu persatu
  seakan tak habis hingga akhir waktu
atau
   acuhkan saja
      biarlah kini tanpa makna...