Sabtu, 07 April 2012

untukmu

andai aku pujangga
tetap saja tak mampu kurangkai kata
andai saja aku penyair
tetap saja tak akan ada syair
              untukmu

tak ada kata yang tak sirna makna
            di hadapmu
tak ada syair yang tak jadi hampa
           dalam cinta

aku mencintamu dalam seluruh keagungan cinta
aku merindumu dalam segenap gelora
       tanpa kata
            tanpa syair
      hanya rasa
            membuncah di dada

Jumat, 06 April 2012

menuju waktumu

semakin keras
  semakin kencang
    semakin menekan

aku tahu hari itu milikmu
sepenuhnya harimu
setiap nadi
   titik pori
tak kan pernah lupa menyambut
dengan denyut
   dengan detak
      dengan degub

aku tahu hari itu milikmu
sepenuhnya harimu
meski menunduk
   akan ku rayakan itu

kan kusiapkan kemegahan untukmu
tebaran mewangi di atas pusara
  rangkaian litani berwujud do'a
segala puja persembahan mengawalnya
  pastikan harap mendapat ridlo-Nya

amin...

berharap, boleh kan?

aku hanya berharap...
senyum tetap terkembang
tawa tetap terdengar
wajah tetap bersemu riang
semua berakhir kedamaian

aku hanya berharap...
duka bukan penghalang
kecewa bukan perintang
sakit bukan alasan

aku hanya berharap...
langkah penuh kemanfaatan
ucap saling menasehatkan
keringat wujud penghargaan

aku hanya berharap...
segalanya menuju kesempurnaan
sempurna peran sebagai insan