kembali hirup udara pagi
segar masuki ruang paru
menyebar ke sekujut tubuh lewat nadi
sebagai tanda dimulai hari baru
meski nyeri masih tersisa di jiwa
meski luka masih menganga di sukma
meski peristiwa tlah lama dilibas masa
dalam denyut tinggal raga
dalam detak tanpa jiwa
serahkan semua kepada-Nya
biar Ia yang tentukan segalanya
biar Ia yang arahkan mau kemana
inginku telah lama pergi
bersamamu dalam abadi
mimpiku juga telah sirna
temanimu tinggalkan alam fana
langkahku kini langkah boneka
terserah bagaimana Sang Dalang memainkannya
Senin, 01 Oktober 2012
Minggu, 30 September 2012
Ijinkan aku jalani titah-Mu
ya Allah
Pemilik segala titah
Penentu setiap langkah
tak ada daun jatuh
tak mungkin angin berarak
tak bakal air bergerak
tanpa adanya Titah
segala peristiwa
setiap kejadian
tiap jengkal langkah
semua adalah Titah
bukan rangkaian tanpa arah
tundukkan wajah di hadap-Mu
sujudkan kepala di duli-Mu
istighfarkan lidah di kaki-Mu
adalah titik di mana aku mesti mengarah
Pemilik segala titah
Penentu setiap langkah
tak ada daun jatuh
tak mungkin angin berarak
tak bakal air bergerak
tanpa adanya Titah
segala peristiwa
setiap kejadian
tiap jengkal langkah
semua adalah Titah
bukan rangkaian tanpa arah
tundukkan wajah di hadap-Mu
sujudkan kepala di duli-Mu
istighfarkan lidah di kaki-Mu
adalah titik di mana aku mesti mengarah
Minggu, 23 September 2012
hati dan jiwa
menjaga hati agar tetap bersinar
sebagai suluh dalam perjalanan
menjaga jiwa agar tetap terjaga
agar tak sirna dalam gulita
menjaga sukma agar tetap gembira
agar tak larut dalam duka
hati kita adalah suluh bagi jiwa
selalu dan selamanya
jangan biarkan sebelum selesai perjalanan
jangan biarkan redup agar kita
terantuk-antuk
jiwa kita adalah penjaga
penjaga bagi keselamatan hidup kita
jangan biarkan hilang kesadarannya
jangan biarkan hanyut dalam badai dunia
jaga hati
jaga jiwa
jika engkau masih punya....
sebagai suluh dalam perjalanan
menjaga jiwa agar tetap terjaga
agar tak sirna dalam gulita
menjaga sukma agar tetap gembira
agar tak larut dalam duka
hati kita adalah suluh bagi jiwa
selalu dan selamanya
jangan biarkan sebelum selesai perjalanan
jangan biarkan redup agar kita
terantuk-antuk
jiwa kita adalah penjaga
penjaga bagi keselamatan hidup kita
jangan biarkan hilang kesadarannya
jangan biarkan hanyut dalam badai dunia
jaga hati
jaga jiwa
jika engkau masih punya....
Langganan:
Postingan (Atom)