Maha Suci Engkau
Dzat yang menanamkan cinta dalam sanubari tiap hamba
Maha Suci Engkau
Dzat yang memilihkan satu jiwa untuk jiwa lainnya
Maha Suci Engkau
Dzat yang mengikat satu sukma untuk sukma lainnya
Maha Suci Engkau
Dzat yang melekatkan dua jiwa dalam satu cinta
Maha Suci Engkau
Dzat yang menghilangkan sekat dua sukma dalam satu rasa
Maha Suci Engkau
Dzat yang mengabadikan rindu bagi dua pecinta untuk menyatu jiwa
Maha Suci Engkau
Dzat yang menitipkan keindahan rasa pada ikhlas sukma
Maha Suci Engkau
Dzat yang meng-indah-kan segalanya yang biasa menjadi luar biasa
Maha Suci Engkau
wahai Pemilik nafas kasih
Maha Suci Engkau
wahai Penggenggam detak cinta
Maha Suci Engkau
dalam seluruh agung dan sempurna-Mu
Jumat, 07 Juni 2013
Jumat, 10 Mei 2013
Negeriku bertanya padamu
lalu
bagaimana engkau mengatakan bahwa hatimu penuh cinta dan kasih sayang
ketika orang-orang disekitarmu hanya merasakan kebencian memancar dari
tiap tindakan...
lalu bagaimana engkau berkata hatimu penuh dengan kelembutan jika wajahnya selalu menunjukkan kekerasan dan kegarangan...
lalu bagaimana engkau mengakui hanya menghendaki kedamaian ketika kedua tanganmu menghentakkan senapan dan parang...
lalu bagaimana engkau bilang engkau menerima perbedaan saat kau selalu menyelesaikan berbedaan dengan menyalahkan dan melakukan penghujatan...
lalu bagaimana engkau merasa kehadiranmu membawa kesejukan jika kehadiranmu menyebabkan jiwa-jiwa tenang terbakar dalam api dendam dan kemarahan...
lalu bagaimana engkau hendak menyentuh jiwa-jiwa jika kebenaran hanya menjadi milikmu seorang....
lalu bagaimana engkau berkata hatimu penuh dengan kelembutan jika wajahnya selalu menunjukkan kekerasan dan kegarangan...
lalu bagaimana engkau mengakui hanya menghendaki kedamaian ketika kedua tanganmu menghentakkan senapan dan parang...
lalu bagaimana engkau bilang engkau menerima perbedaan saat kau selalu menyelesaikan berbedaan dengan menyalahkan dan melakukan penghujatan...
lalu bagaimana engkau merasa kehadiranmu membawa kesejukan jika kehadiranmu menyebabkan jiwa-jiwa tenang terbakar dalam api dendam dan kemarahan...
lalu bagaimana engkau hendak menyentuh jiwa-jiwa jika kebenaran hanya menjadi milikmu seorang....
Minggu, 28 April 2013
bergetar dalam rindu
bergetar jemariku
bergetar tanganku
bergetar bibirku
bergetar suaraku
bergetar langkahku
bergetar tubuhku
bergetar jantungku
bergetar hatiku
bergetar jiwaku
bergetar setiap titik di ragaku
bergetar setiap titik di jiwaku
bergetar lahir dan batinkubergetar segala yang ada dalam diriku
bergetar semuanya...
dalam rindu
padamu...
hanya padamu....
bergetar tanganku
bergetar bibirku
bergetar suaraku
bergetar langkahku
bergetar tubuhku
bergetar jantungku
bergetar hatiku
bergetar jiwaku
bergetar setiap titik di ragaku
bergetar setiap titik di jiwaku
bergetar lahir dan batinkubergetar segala yang ada dalam diriku
bergetar semuanya...
dalam rindu
padamu...
hanya padamu....
Langganan:
Postingan (Atom)