tenggelam ku dalam sunyi rindu
di dasar samudera cinta ku duduk termangu
tak lagi perlu aku akan nafas udara
saat cinta melimpah ruah dalam samudera
terpapar aku dalam cahaya cinta
di pantai kasih tersentuh ombak samudera
dalam diam sejuta kata memapar makna
bersama hembus menjangkau penjuru dunia
tergoda aku untuk bertanya mengapa
meski ku tahu tak ada hak untuk bertanya
mencoba pahami segala yang ada
sebagai anugerah dari Sang Segala Maha
Tampilkan postingan dengan label cinta dan rindu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cinta dan rindu. Tampilkan semua postingan
Selasa, 11 Juni 2013
Kamis, 17 Januari 2013
jalanku
hanya cinta yang tak pernah mati
mendampingi hingga kini
hanya rindu yang selalu menggebu
memandu sepanjang waktu
jalanku bukan jalan pembuktian
bukan jalan untuk kepastian
jalanku jalan pemenuhan
menuju akhir sempurna peran
jalanku jalan penerimaan
melapangkan sesak atas tiap kejadian
sempurna adalah impian
paripurna adalah kemestian
mendampingi hingga kini
hanya rindu yang selalu menggebu
memandu sepanjang waktu
jalanku bukan jalan pembuktian
bukan jalan untuk kepastian
jalanku jalan pemenuhan
menuju akhir sempurna peran
jalanku jalan penerimaan
melapangkan sesak atas tiap kejadian
sempurna adalah impian
paripurna adalah kemestian
Sabtu, 06 Agustus 2011
Rindu dan Cinta
kadang serasa
tak lagi menginjak tanah
tak lagi berpayung langit
melayang di antara awan
rindu memustahilkan setiap
ketidak mungkinan
cinta mematahkan setiap
aturan nalar dan pikiran
kadang menghangatkan
bahkan membakar segenap badan
namun
seringkali pula mendinginkan
sekaligus membekukan setiap pori
sekujur badan
kadang mengalirkan sepoi
kesejukan dan kedamaian
sekaligus juga
tak jarang menghadirkan badai
gelombang dan topan yang
mengobrak-abrik segala ketenangan
ada saat cinta dan rindu berpadu tangan
membangkitkan kemampuan dan kekuatan
luar biasa besar
ada waktu ketika cinta dan rindu berkejaran
berlomba dalam gulungan badai tak tertahankan
menghancurkan setiap bangunan jiwa
menerjang tanpa ada yang mampu menahannya
kenikmatan tak terpikirkan
sekaligus
kepedihan tak terperikan
kebahagiaan tanpa akhir
sekaligus
kesedihan tanpa ujung
pengorbanan penuh kerelaan
sekaligus
anugerah tak terkatakan
tak lagi menginjak tanah
tak lagi berpayung langit
melayang di antara awan
rindu memustahilkan setiap
ketidak mungkinan
cinta mematahkan setiap
aturan nalar dan pikiran
kadang menghangatkan
bahkan membakar segenap badan
namun
seringkali pula mendinginkan
sekaligus membekukan setiap pori
sekujur badan
kadang mengalirkan sepoi
kesejukan dan kedamaian
sekaligus juga
tak jarang menghadirkan badai
gelombang dan topan yang
mengobrak-abrik segala ketenangan
ada saat cinta dan rindu berpadu tangan
membangkitkan kemampuan dan kekuatan
luar biasa besar
ada waktu ketika cinta dan rindu berkejaran
berlomba dalam gulungan badai tak tertahankan
menghancurkan setiap bangunan jiwa
menerjang tanpa ada yang mampu menahannya
kenikmatan tak terpikirkan
sekaligus
kepedihan tak terperikan
kebahagiaan tanpa akhir
sekaligus
kesedihan tanpa ujung
pengorbanan penuh kerelaan
sekaligus
anugerah tak terkatakan
Jumat, 28 Mei 2010
sampai hari ini
masih sepi hari ku lalui
masih sunyi pagi ku temui
masih hampa asa ku rasa
sepi tapi tanpa hening
sunyi tapi tanpa bening
hampa tepi terjal di bawahnya
tak ada niat untuk melupakan
tak ada ingin untuk mengabaikan
tak ada hasrat untuk menduakan
menghentak berdenyut
menggelegar bergelora
mengalir bergelombang
cinta itu masih bergelora
dan inginku kan tetap bergelora
rindu itu masih menebar dahaga
yang terpuaskan hanya dengan sua
dan ku harap mampu tahan dahaga
hingga pada akhir sua
sepenuh seluruh jiwa
menyatu memadu
segala setiap angan
membayang mengimpikan
hadirmu adalah niscayaku
jiwamu jiwaku biarlah tetap satu
cintamu cintaku memadu
mengalir dalam tindak langkahku
penuhi setiap lorong dan relung dengan kemegahan
sirami tiap layu biar pupus kembali segar menghijau
masih sunyi pagi ku temui
masih hampa asa ku rasa
sepi tapi tanpa hening
sunyi tapi tanpa bening
hampa tepi terjal di bawahnya
tak ada niat untuk melupakan
tak ada ingin untuk mengabaikan
tak ada hasrat untuk menduakan
menghentak berdenyut
menggelegar bergelora
mengalir bergelombang
cinta itu masih bergelora
dan inginku kan tetap bergelora
rindu itu masih menebar dahaga
yang terpuaskan hanya dengan sua
dan ku harap mampu tahan dahaga
hingga pada akhir sua
sepenuh seluruh jiwa
menyatu memadu
segala setiap angan
membayang mengimpikan
hadirmu adalah niscayaku
jiwamu jiwaku biarlah tetap satu
cintamu cintaku memadu
mengalir dalam tindak langkahku
penuhi setiap lorong dan relung dengan kemegahan
sirami tiap layu biar pupus kembali segar menghijau
Langganan:
Postingan (Atom)