Tampilkan postingan dengan label engkau bagiku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label engkau bagiku. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Desember 2010

Engkau, tak bisa ku duakan

bagaimana ku duakan dirimu
cintamu mengalir dalam nadiku
rindu mengisi tiap hembusan nafasku

bagaimana ku abaikan dirimu
semangatmu menyinari hidupku
mimpimu menyatu mimpiku

getar rindu padamu
berdenyut slalu di jantungku
memompa cinta
    menyebar ke suluruh poriku
kobar semangatmu
membakar beku keputus asaanku

bagaimana ku duakan dirimu
 engkau bertahta di jiwaku
   penghuni kemegahan di relungku

Senin, 27 September 2010

untuk puisiku

semoga engkau semakin sejahtera
  dalam lindungan sang Kuasa
semoga engkau semakin bahagia
  dalam peluk hangat cahaya

aku merindu setiap pancaran darimu
aku merindu setiap ucapan lisanmu
aku merindu cahaya terangi relungku

aku percaya adanya Sang Maha Segala
karena itu aku memujamu
                           mencintamu
                               merindumu

aku yakin keluasan rahmat Sang Esa
karena itu aku mengabadikanmu di hatiku
                          mengekalkanmu menghuni relungku
                 menggetarkan hati ketika sebut namamu

engkau tetaplah takdir terhebat untukku
             anugerah terindah dari Tuhanku
maka biarlah getar ini tetap menjadi milikmu
          biarlah hangat cintamu tetap memelukku
           biarlah rinduku tetap berharap bertemu
                  meski ku tahu
                    tak kan pernah seperti dulu
        

Minggu, 01 Agustus 2010

Cahaya Jiwa

tetaplah engkau cahaya jiwa
                            pelita hati
                               lentera sukma

tak pernah padam
dalam dingin kabut kelam
tak mungkin hilang
dalam dahsyat topan kehidupan
meski redup dalam tangisan
 meski kerlip dalam gelap kegundahan
tetaplah engkau cahaya jiwa
     pelita hati
        lentera sukma

nyalamu abadi dalam hati
memberi hangat relung-relung terdalam
sinarmu benderang tembus batas ruang
kirimkan terang ceruk jiwa terkelam

tetaplah engkau cahaya jiwa
        pelita hati
            lentera sukma

menjadi kita penuh cahaya
lebur redup aku dan engkau
menjadi kita pancarkan megah kilau
meski kini
   bersemayam dalam satu raga

tetaplah engkau cahaya jiwa
        pelita hati
            lentera sukma
kekasih hati
    pasangan jiwa