Tampilkan postingan dengan label padamu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label padamu. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Agustus 2017

Aku rindu

Entah bagaimana aku mengatakannya
aku begitu rindu
entah bagaimana aku menyampaikannya
rinduku menggulung jiwaku
entah bagaimana aku mengucapkannya
rindu padamu dan semoga juga padaMU

Kamis, 22 September 2016

rindu

rinduku ah...
membara bara
berkobar api
membadai topan
menggelombang ombak

rinduku padamu
ku harap menjadi
  rinduku padaMu

Kamis, 21 Juli 2016

Rindu

Rindu ini tak lagi dapat kujelaskan
dengan kata maupun gerak raga
rindu ini tak lagi dapat kuceritakan
pada kalian bahkan pada diriku sendiri
rindu ini tak lagi mampu ku lantunkan
lewat lagu ataupun bait-bait puisi
rindu ini telah menyatu dalam aliran jiwa
berpadu dalam tarikan nafas

rindu ini adalah kerinduan belah jiwa atas belah lainnya
rindu menuju sempurna jiwa
rindu atas keutuhan ruh dari percikan-percikan ruh

Senin, 07 April 2014

dalam rindu

kembali desir menggelitikku
dari lelap yang belum lama berlalu
hanya sunyi senyap di sekelilingku
berpaling pada sisi di mana biasa engkau menemaniku
melelehlah apa yang mesti mengalir dari mataku
aku merindumu kekasihku
aku menantimu di lelap malamku
kepalaku merindumu
   wajahku merindumu
      mataku merindumu
         hidungku merindumu
           dadaku merindumu
              tanganku merindumu
                 kakiku merindumu
                    hatiku merindumu
               nadiku merindumu
          detakku merindumu
     poriku merindumu
seluruh tubuhku merindumu
raga jiwaku merindumu

berat menindih dadaku
sesak menyempit nafasku
dalam desahku
perlahan ku sebut Asma-Nya dan namamu
bersama nafas keluar dari kerongkongku


Jumat, 12 April 2013

menggigil dalam rindu

menggigil aku dalam rindu
         padamu
membeku darahku karna rindu
         padamu

tinggal dingin
               hanya beku
menjalari tiap ruas tulangku
menggumpal darahku
membutir salju-salju rindu
         padamu

langit kelam tertutup awan
               pucatkan rembulan
menggigil tubuhku
terhembus angin-angin beku
dalam rindu
           padamu

membuncah di ubun
merayap di seluruh syaraf berujung di jantung
menggigil dingin
             membeku
di seluruh tubuhku
karna merindu
          padamu

entah sampai kapan akan membeku
                 mensalju
dingin menjalari raga dan jiwaku
merindu
           padamu...

Selasa, 10 April 2012

rindu

hanya menantimu di ujung waktu
dalam pergantian malam siangku
tiap senyap mengawali harap
akan jumpa di alam beda

seribu doa ku lantun dalam kata
akan jumpa yang diperkenan sua
dalam hening semesta raya
hanya engkau dan aku saja

biar senyap sisakan hampa
pada hati yang lagi mendamba
asal harap tak pernah sirna
akan jumpa di akhirnya

berdua duduk di tepi telaga
memandang indah kautsar jiwa
memadu cinta abadi rasa
dalam naung perkenan Sang Kuasa

Jumat, 06 April 2012

cintaku

turuti rasa hati
aliran sepanjang sungai nadi

ikuti apa kata jiwa
rasakan makna kata cinta

biarlah badan memendam
biarlah pikiran menyimpan

rindu ini takkan tergantikan
cinta hanya berakhir di keabadian

padamu aku relakan
untukmu aku berikan

Kamis, 07 April 2011

rindu Kaustar

dahaga bukan sembarang dahaga 
haus bukan sembarang haus 
    seribu sumber air tak dapat menghapusnya 
    sejuta rasa minuman tak mampu hilangkannya 
hanya satu telaga  
    dan bukan yang lainnya 
hanya satu tetes 
    cukup puaskannya 

kaustarku 
     telaga khusus bagi jiwa 
            bagi hati yang terhubung janji 

mohon perkenan-Mu
   wahai Pemilik Segala
bertemu kaustar
                 telaga jiwa
  tuk teguk tetes penghilang dahaga 
          biar kokoh rapuh sukma 
          biar tegak pandang mata 
              tatap bentang asa 
              jalankan peran 
                    hingga sempurna

Rabu, 29 Desember 2010

Rindu dan Cintaku

merajut rindu
   tanpa pilu
karna temu
   tak lagi perlu ditunggu

menyiram cinta
dengan air telaga
biar tunas
    subur di tiap cabangnya

mengalir hasrat
   pada kebersatuan jiwa
memutar tubuh
   untuk kembali ke asalnya

ketika rindu
telah terbebas waktu
ketemu jiwa di tiap saatnya

saat cinta
menunas subur pada tiap titiknya
gelora jiwa
  tak terhalang batas dunia

Selasa, 27 April 2010

Kutitip rinduku

ku titipkan rinduku padamu
dalam batas ketiadaan waktu

kutitipkan rinduku padamu
semakin dalam seiring berjalannya waktu

kutitipkan rinduku padamu
dalam hening keabadian malam

kutitipkan rinduku padamu
dalam terang matahari jiwa

kutitipkan rinduku padamu
dalam sejuk angin surgawi

kutitipkan rinduku padamu
dalam belai kasih abadi

kutitipkan rinduku padamu
dalam nyanyian merdu bidadari

kutitipkan rinduku padamu
dalam selutuh sepenuh cinta

kutitipkan rinduku padamu
sepanjang perjalanan waktu

kutitipkan rinduku padamu
wahai engkau kekasih hatiku

kutitipkan rinduku padamu
wahai jiwa pengisi jiwaku

kutitipkan rinduku padamu
wahai puisi gairah hidupku

kutitipkan rinduku padamu
sampai tiba waktu bertemu