Tampilkan postingan dengan label teranglah jiwaku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teranglah jiwaku. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Maret 2013

semoga sempurna peran yang ku jalankan (sebuah do'a)

tak tahu lagi kapan terakhir kali kakiku menyentuh bumi
tak tahu lagi kapan terakhir kali kunikmati harmoni
mengembara aku di dunia tanpa pijakan
terombang-ambing dalam badai tanpa kepribadian
nalar melayang-layang tanpa tali yang mengikatnya
tali jiwa masih saja mengikuti keutuhannya
menyertaimu menembus ruang zaman

sudah lupa kapan terakhir kali kaki menyentuh bumi
berjalan di atas terjal bebatuan
melangkah menembus semak belantara hutan kehidupan
sudah lupa aku kapan terakhir kali akal dikendalikan benang jiwa
melayang mengangkasa melihat semesta
tanpa perlu terlepas dari pijakannya

ah..entahlah....
kadang ingin ku pilih saja kehampaan
tanpa jiwa
    tanpa keinginan
         tanpa hasrat
             tanpa kejaran
kadang ingin ku pilih saja ke-fana-an
tanpa kehendak
      tanpa harap
            tanpa cita

ah..entahlah...
masih ada amanah yang mesti ku pertanggung jawabkan
di hadapan seluruh bagian jiwa dan badan
di hadapan keutuhan jiwa yang telah disempurnakan
di hadapan nafas yang dipasrahkan sebagai amanat bagiku
di hadapan Ia yang menanamkan ruh di badan
di hadapan segala kreatifitas yang tertanam dalam sukma

ah..entahlah...
aku hanya berjalan
dengan menyimpan satu harapan
semoga sempurna peran yang ditetapkan
semoga sempurna peran dalam kebaikan
semoga sempurna peran dalam kemanfaatan

amin...

Sabtu, 25 Juni 2011

Dalam Gelap Cahaya Semakin Terang

semakin kelam
  semakin bermakna titik cahaya
semakin pekat
  semakin berarti nyala api

itulah hidup
   sebuah perjalanan nurani
ketika cobaan mematangkan kedewasaan
saat duka mendewasakan jiwa
bila kecewa berujung pada rela
  dan ragu bimbang berakhir di yakin
                  serta iman

dalam gulita jiwa
  mata hati semakin nyala
    tatap titik kecil cahaya
          jauh di depan sana

dalam pedih duka
  peka rasa makin nyata
    pahami makna perjalanan jiwa
            menuju sempurna
                 manusia

dalam kehilangan
  kepemilikan semakin bermakna
     menuju abadi kebersatuan
                jiwa
     dalam puja-puji syukur
          pada Sang Kuasa