Kamis, 02 September 2010

Lobang Menganga

tetap saja menganga lobang di dada
     meski telah hampa satu warsa
pilu yang masih saja mengalirkan ngilu
      pada langkah-langkah yang mesti ku pacu

tak ada yang mampu tutup lobang itu
    tidak ia, ia ataupun ia
hilang jiwa memang terasa
    meski hidup tak boleh putus asa

mencoba bersandar pada Sang Maha
    bukan untuk hilangkan luka
       karna memang tak pernah ada luka
hanya lobang menganga dalam jiwa

mencoba mengeluh hanya pada-Nya
    bukan untuk abaikan segala
        karna memang hanya Ia
yang mengerti sejatinya

Senin, 30 Agustus 2010

Mendaki piramida Ramadhan

dua sembilan atau tiga puluh hari penuh cahaya
memancar menebar ciptakan piramida cahaya
dengan bintang bernama taqwa di puncaknya

Tiga tebing mesti didaki
    agar semakin mendekati gemerlap cahaya
Tiap tebing mesti ditempuh dalam 10 hari
     sebagaimana dalam sabda
Cahaya rahmat barokah untuk 10 hari pertama
    lapang dada bagi maaf dan ampunan di 10 hari kedua
         dan indahnya keselamatan dari segala bari di hari-hari akhirnya

Hanya dengan mendaki ketiganya
      kita kan cium wangi surga
ketika cahya taqwa memancar dari jiwa

Sudah sampai tebing manakah kita?
Sudahkah kita di gerbang ketiga ketika pintunya hampir di buka?
Atau masih di tengah perjalanam tebing kedua?
Ah, semoga kita tidak termasuk yang belum melangkahkan kakinya
                      menuju tebing pertama

Minggu, 29 Agustus 2010

Engkau...

engkau tetaplah engkau
penghias relungku
pengisi hampaku
cahaya mataku

engkau adalah engkau
barisan 8 huruf yang slalu getarkanku
mengobar wujud bagi mimpi-mimpiku

engkau tetaplah engkau
kerlip indah dalam gelapku
sinar putih dalam hitamku