biasakan diri telusuri malam
raba kelam
ikuti petunjuk bintang
di atas selembar tikar
dalam sujud yang masih gamang
lantunkan ayat-ayat keagungan
bisikkan rangkaian permohonan
pada desir angin malam
dalam dingin keheningan
hembuskan nafas
dilambari untaian harapan
agar diterbangkan menuju
langit kemakbulan
sebagai bekal esok perjalanan
tuju akhir yang digariskan
biar sempurna titah penciptaan
saat tutup mata kehidupan
Sabtu, 25 Desember 2010
R i n d u
kembali hilang
arah tujuan
saat hamba kembali
menyapa
kepedihan tak terperi
tak lagi berasa
saat mati menyentuh jiwa
tanpa arah
sirna tujuan
meski hidup
masih di perjalanan
tujuan masihlah di depan
dalam penantian jiwa
bersemayam
arah tujuan
saat hamba kembali
menyapa
kepedihan tak terperi
tak lagi berasa
saat mati menyentuh jiwa
tanpa arah
sirna tujuan
meski hidup
masih di perjalanan
tujuan masihlah di depan
dalam penantian jiwa
bersemayam
Selasa, 21 Desember 2010
Biarlah tetap begitu
tergetar
dan tetap bergetar
nadiku tetap alirkan cintamu
hatiku tetap penuh semangatmu
jiwaku tetap menyatu jiwamu
tak ada batas waktu
tak ada kikisan masa
tak ada sirna di ribuan sela
rindu ini tetap untukmu
bila bertemu tinggal tunggu waktu
bersama kita bukan telah hilang masa
dalam jiwa tak ada tanpa sua
dan tetap bergetar
nadiku tetap alirkan cintamu
hatiku tetap penuh semangatmu
jiwaku tetap menyatu jiwamu
tak ada batas waktu
tak ada kikisan masa
tak ada sirna di ribuan sela
rindu ini tetap untukmu
bila bertemu tinggal tunggu waktu
bersama kita bukan telah hilang masa
dalam jiwa tak ada tanpa sua
Langganan:
Postingan (Atom)