termangu aku di tepi jalan
meragu langkah arah tujuan
terhenti dalam kebimbingan
padaMu mencoba aku kembali
kenali sebuah tujuan sejati
agar tak akan sebenar diri
padaMu aku mengadu
hanya padaMu bukan selainMu
agar cahaya terangi kalbu
sirnakan pekat penghalang rindu
mencoba aku dalam ragu
terlintas tanya akan pantas laku
sudahkah benar jalan hidupku?
masihkah lurus arah tujuku?
jalan menyimpang di depan mata
hanya satu menuju yang utama
bertemu dengan sejati jiwa
padaMu memohon perkenan
semoga tetap dalam naungan
semoga senantiasa dalam bimbingan
biar tak lagi membelok salah jalan
Tampilkan postingan dengan label do'a. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label do'a. Tampilkan semua postingan
Rabu, 22 November 2017
Senin, 14 Agustus 2017
Sebuah Do'a
Mohon perkenan-Mu ya Rabb
mohon perkenan Engkau anugerahkan kepada kami kemampuan untuk bersyukur
hati kami bersyukur dengan senantiasa mengingat-Mu
jantung kami bersyukur dengan senantiasa dalam denyut mengalir asma-Mu
akal kami bersyukur dengan senantiasa memikirkan dan mengupayakan kebaikan bagi sekitar kami dan setiap hasil pemikiran kami senantiasa berakhir pada pengagungan dan tasbih kepada-Mu
mata kami bersyukur dengan senantiasa melihat keagungan-Mu dalam tiap wujud ciptaan-Mu
telinga kami bersyukur dengan senantiasa mendengar suara-suara yang berujung pada tasbih kepada-Mu
mulut kami bersyukur dengan senantiasa melantunkan kebaikan dan kemanfaatan bagi sekitar kami
tangan kami bersyukur dengan senantiasa bergerak untuk menuju ridlo-Mu dan kemanfaatan bagi sekitar kami
kaki kami bersyukur dengan senantiasa melangkah menuju kemanfaatan dan ridlo-Mu
Lidah kami bersyukur dengan senantiasa mengecap kebaikan dari setiap hal baik yang kami masukkan dan menolak setiap hal buruk yang kami paksakan
nafas kami bersyukur dengan senantiasa mengalirkan asma-Mu dalam setiap tarikan nafas kami
Mohon perkenan-Mu ya Rabb
Mohon perkenan agar Engkau anugerahkan kepada kami kemampuan untuk bersyukur kepada-Mu
Amin
mohon perkenan Engkau anugerahkan kepada kami kemampuan untuk bersyukur
hati kami bersyukur dengan senantiasa mengingat-Mu
jantung kami bersyukur dengan senantiasa dalam denyut mengalir asma-Mu
akal kami bersyukur dengan senantiasa memikirkan dan mengupayakan kebaikan bagi sekitar kami dan setiap hasil pemikiran kami senantiasa berakhir pada pengagungan dan tasbih kepada-Mu
mata kami bersyukur dengan senantiasa melihat keagungan-Mu dalam tiap wujud ciptaan-Mu
telinga kami bersyukur dengan senantiasa mendengar suara-suara yang berujung pada tasbih kepada-Mu
mulut kami bersyukur dengan senantiasa melantunkan kebaikan dan kemanfaatan bagi sekitar kami
tangan kami bersyukur dengan senantiasa bergerak untuk menuju ridlo-Mu dan kemanfaatan bagi sekitar kami
kaki kami bersyukur dengan senantiasa melangkah menuju kemanfaatan dan ridlo-Mu
Lidah kami bersyukur dengan senantiasa mengecap kebaikan dari setiap hal baik yang kami masukkan dan menolak setiap hal buruk yang kami paksakan
nafas kami bersyukur dengan senantiasa mengalirkan asma-Mu dalam setiap tarikan nafas kami
Mohon perkenan-Mu ya Rabb
Mohon perkenan agar Engkau anugerahkan kepada kami kemampuan untuk bersyukur kepada-Mu
Amin
Sabtu, 24 Juni 2017
Idul Fitri
Gema takbir kembali menggema
Tanda bahwa Ramadlan meninggalkan kita
Mestinya kesedihan yang diperlihatkan
Namun yang ku lihat adalah riuh kesenangan
Gempita kegembiraan
Tak ada kesedihan di akhir Ramadlan
Karna kebanyakan kita merasa telah beroleh kemenangan
Entah kemenangan atas apa?
Kemenangan jiwa dalam menundukkan nafsu katanya
Tapi yang ku lihat hanya dendam menunggu waktu diperbolehkan
segala
Kemenangan karena hati telah kembali sejati
Tapi yang ku rasakan maaf memaafkan hanya ada dalam lisan
tradisi
Tak ada kesedihan di akhir Ramadlan
Karna kebanyakan kita merasa bersyukur telah mampu melewati
Ramadlan
Entah bersyukur atas apa?
Bersyukur telah kembali menjadi fitri katanya
Sayangnya yang ku rasakan rasa senang karena kita tak lagi
dikekang-kekang
Untuk memperturutkan segala keinginan
Bukan kenikmatan saat jalankan seluruh kewajiban Ramadlan
Namun beban berat menahan keinginan-keinginan yang
sebelumnya dihalalkan
Tak ku lihat kesedihan di akhir Ramadlan
Karena yang ku saksikan adalah sebuah pesta dan perayaan
Entah pesta untuk apa?
Entah perayaan untuk memperingati apa?
Tak ku lihat kesedihan di akhir Ramadlan
Semoga hanya aku yang merasakan
Akibat kebebalan dan tumpukan kesalahan yang aku lakukan
Semoga kalian benar-benar mendapat anugerah keberuntungan
dan kemenangan
Semoga kita berjalan menuju kesejatian yang berujung pada
pengabdian
Pengabdian sebagai hamba Tuhan sekaligus pada kemanusiaan
Semoga….
Senin, 09 Januari 2017
tentang Kebaikan
kebaikan adalah kebaikan kala ia menghadirkan kedamaian
kebaikan adalah kebaikan saat ia melahirkan kehangatan
kebaikan adalah kebaikan ketika ia menampakkan keramahan
kebaikan adalah kebaikan jika ia hadir dengan penuh kehormatan
kebaikan adalah kebaikan bila ia menawarkan harapan
kebaikan bukanlah kebaikan jika ia menuntut pengakuan
kebaikan bukanlah kebaikan ketika ia memaksakan keinginan
kebaikan bukanlah kebaikan saat ia menebar kebencian
kebaikan bukanlah kebaikan bila ia hadir untuk menghinakan
kebaikan bukanlah kebaikan kala ia memunculkan ancaman dan ketakutan
kebaikan adalah tujuan dari setiap nurani insan
maka hadirnya akan dirindukan
kebaikan adalah hasrat tertinggi kemanusiaan
maka keberadaannya diterima setiap lapisan
kebaikan adalah tujuan penciptaan
maka tak mungkin ia menghancuran segala ciptaan
kebaikan adalah anugerah Sang Pemilik Alam
maka bagaimana mungkin ia menjadi alat untuk saling meluluh lantakkan
kebaikan adalah alasan dari setiap penciptaan
maka jangan jadikan sebagai alat untuk melakukan penghancuran
kebaikan itu hak mutlak dari Sang Segala
lalu mengapa kita begitu jumawa mengaku sebagai pengawalnya
kebaikan itu kesejatian ilahiyah
lalu mengapa kita begitu angkuh untuk menerima perbedaan
kebaikan itu melampaui batas kemampuan untuk didefinisikan
lalu mengapa kita begitu ingin memaksakan pemahaman
kebaikan itu sesuatu yang menggerakkan tindaka
lalu mengapa kita berusaha melakukan tindakan untuk mengendalikan kebaikan
ah....
entahlah....
semoga kebaikan senantiasa dianugerahkan
semoga kebaikan selalu menjadi pedoman
semoga kebaikan tetap menaungi jalan
semoga kebaikan tak pernah meninggalkan
semoga kebaikan menyatu dalam aliran
semoga....
kebaikan adalah kebaikan saat ia melahirkan kehangatan
kebaikan adalah kebaikan ketika ia menampakkan keramahan
kebaikan adalah kebaikan jika ia hadir dengan penuh kehormatan
kebaikan adalah kebaikan bila ia menawarkan harapan
kebaikan bukanlah kebaikan jika ia menuntut pengakuan
kebaikan bukanlah kebaikan ketika ia memaksakan keinginan
kebaikan bukanlah kebaikan saat ia menebar kebencian
kebaikan bukanlah kebaikan bila ia hadir untuk menghinakan
kebaikan bukanlah kebaikan kala ia memunculkan ancaman dan ketakutan
kebaikan adalah tujuan dari setiap nurani insan
maka hadirnya akan dirindukan
kebaikan adalah hasrat tertinggi kemanusiaan
maka keberadaannya diterima setiap lapisan
kebaikan adalah tujuan penciptaan
maka tak mungkin ia menghancuran segala ciptaan
kebaikan adalah anugerah Sang Pemilik Alam
maka bagaimana mungkin ia menjadi alat untuk saling meluluh lantakkan
kebaikan adalah alasan dari setiap penciptaan
maka jangan jadikan sebagai alat untuk melakukan penghancuran
kebaikan itu hak mutlak dari Sang Segala
lalu mengapa kita begitu jumawa mengaku sebagai pengawalnya
kebaikan itu kesejatian ilahiyah
lalu mengapa kita begitu angkuh untuk menerima perbedaan
kebaikan itu melampaui batas kemampuan untuk didefinisikan
lalu mengapa kita begitu ingin memaksakan pemahaman
kebaikan itu sesuatu yang menggerakkan tindaka
lalu mengapa kita berusaha melakukan tindakan untuk mengendalikan kebaikan
ah....
entahlah....
semoga kebaikan senantiasa dianugerahkan
semoga kebaikan selalu menjadi pedoman
semoga kebaikan tetap menaungi jalan
semoga kebaikan tak pernah meninggalkan
semoga kebaikan menyatu dalam aliran
semoga....
Rabu, 03 Februari 2016
pada-Mu, mestinya
pada-Mu
mestinya semua dikembalikan
pada-Mu
mestinya semua disandarkan
pada-Mu
mestinya semua diserahkan
pada-Mu
mestinya semua ditundukkan
pada-Mu
mestinya semua berasal dan menuju
namun,
seringkali kami lupa diri
seringkali kami merasa mumpuni
seringkali kami merasa menguasai
seringkali kami mengingkari
nikmat kami salah gunakan
anugerah kami salah manfaatkan
cobaan salah kami artikan
amanat salah kami jalankan
hanya perkenan dari-Mu
untuk memperbaiki segala
cuma perkenan-Mu
yang memungkinkan perubahan segala
dan
amin
untuk setiap doa
mestinya semua dikembalikan
pada-Mu
mestinya semua disandarkan
pada-Mu
mestinya semua diserahkan
pada-Mu
mestinya semua ditundukkan
pada-Mu
mestinya semua berasal dan menuju
namun,
seringkali kami lupa diri
seringkali kami merasa mumpuni
seringkali kami merasa menguasai
seringkali kami mengingkari
nikmat kami salah gunakan
anugerah kami salah manfaatkan
cobaan salah kami artikan
amanat salah kami jalankan
hanya perkenan dari-Mu
untuk memperbaiki segala
cuma perkenan-Mu
yang memungkinkan perubahan segala
dan
amin
untuk setiap doa
Kamis, 21 Januari 2016
Menyandar Harapan
sungguh sangat ingin aku dipuji dan disanjung
meski pengetahuan nalarku tidak mengijinkannya
sungguh sangat ingin aku dipandang sebagai hebat dan luar biasa
meski para guru mengajarkan yang sebaliknya
sungguh sangat ingin aku dikenal sebagai teladan kebaikan
mesti tata nilai dan agama yang ditanamkan padaku melarangnya
sungguh setiap saat kesombongan terjalin terpintal di antara kerendah hatian yang ku usahakan
sungguh setiap detik keakuan menuntut pengakuan akan kehebatan, meski ketika sedang menunduk di hadapan Sang Pemegang Kehidupan
tak ada kuasa untuk menghindarinya
karna kadang menghindar sama dengan meminta pengakuan yang lebih tinggi dari sebelumnya
hanya jika Engkau berkenan, segalanya menjadi tak ada halangan
hanya saat Engkau mengijinkan, kemustahilan akan berubah menjadi keniscayaan
Semoga Engkau berkenan...
Rabu, 28 Januari 2015
doa
Segala puji bagi-Mu
Wahai Pemilik seluruh kebaikan
Tiada satupun yang patut sebagai tuan dan pelindung
selain Engkau
Kami tahu dan sadar akan ketidak berdayaan kami
ketidak mampuan kami untuk melakukan apapun
Bahkan untuk sekedar mengendalikan keinginan kami sekalipun
Kami hanya mampu bermohon kepada-Mu
Semoga Engkau senantiasa berkenan
menjaga dan melindungi hati dan jiwa kami
dari detak dan denyut keinginan yang tidak sejalan
dengan jalan-Mu
Sungguh kami menyadari bahwa tidak ada hak bagi kami
untuk meminta-Mu
apalagi memaksa-Mu
Batas kami bermohon kepada-Mu
menengadahkan tangan
menundukkan wajah
atas perkenan-Mu
Kewajiban kami hanyalah
mensyukuri segala yang Engkau titahkan kepada kami
sebagai hal terbaik bagi kami
Jumat, 25 Oktober 2013
do'a malam ini
menguntai doa di malam-malam sunyi
bersama desir menyanyi sepi
memanjat langit ke bawah arsy
dalam tunduk permohonan meluncur
dalam sujud tasbih mengucur
mohon perkenan pada Mu Sang Segala Maha
mohon perkenan agar diperkenankan
tapaki jalan dengan penuh rela
susuri tetap dengan lega di dada
pada Mu aku mengadu
pada Mu aku mengharap
pada Mu aku memohon
pada Mu semoga Engkau kabulkan
bersama desir menyanyi sepi
memanjat langit ke bawah arsy
dalam tunduk permohonan meluncur
dalam sujud tasbih mengucur
mohon perkenan pada Mu Sang Segala Maha
mohon perkenan agar diperkenankan
tapaki jalan dengan penuh rela
susuri tetap dengan lega di dada
pada Mu aku mengadu
pada Mu aku mengharap
pada Mu aku memohon
pada Mu semoga Engkau kabulkan
Jumat, 04 Oktober 2013
sebuah doa
aku bermohon harap pada-Mu
Tuhan sekalian alam
aku bermohon perkenan-Mu
Pemilik seluruh ciptaan
mohon perkenan
agar mampu jalani seluruh peran
mohon perkenan
agar rela jalani seluruh tetap
mohon perkenan
agar tak terjebak dalam keakuan
mohon perkenan-Mu
amin
Tuhan sekalian alam
aku bermohon perkenan-Mu
Pemilik seluruh ciptaan
mohon perkenan
agar mampu jalani seluruh peran
mohon perkenan
agar rela jalani seluruh tetap
mohon perkenan
agar tak terjebak dalam keakuan
mohon perkenan-Mu
amin
Minggu, 28 April 2013
mohonku ya Rabb...
Allah, segala dari-Mu dan akan kembali pada-Mu
Allah, Engkaulah penetap segala
Allah, Engkau yang memperkenankan segala kejadian
Allah, Engkau kepada-Mu kembali seluruh doa dan harapan
Allah, atas ijin-Mu jantung berdetak di dada
Allah, perkenan-Mu lah yang memungkinkan setiap jiwa mampu merasa
Allah, Engkau awal dan akhir setiap peristiwa
Allah, mohon dengar dan kabulkan doa dan harapan
dariku, debu yang tak pernah tahu ke mana akan terlempar
dariku, belalang yang tak pernah tahu ke mana angin takdir-Mu menghempasnya
mohonku ya Rabb...
abadikan cinta di hatiku
jadikan cintaku padanya sebagai jalan menuju cinta-Mu
kekalkan rindu di jiwaku
perkenankan gelisah rinduku padanya menjadi awal bagi rinduku pada-Mu
mohonku ya Rabb...
perkenankan kuat melapisi rapuh jiwaku
biar gelombang badai gelisah tak runtuhkan imanku
perkenankan ridlo menutup ketidak ikhlasanku
biar mengalir lapang dalam tiap tarik nafasku
Allah, Engkaulah penetap segala
Allah, Engkau yang memperkenankan segala kejadian
Allah, Engkau kepada-Mu kembali seluruh doa dan harapan
Allah, atas ijin-Mu jantung berdetak di dada
Allah, perkenan-Mu lah yang memungkinkan setiap jiwa mampu merasa
Allah, Engkau awal dan akhir setiap peristiwa
Allah, mohon dengar dan kabulkan doa dan harapan
dariku, debu yang tak pernah tahu ke mana akan terlempar
dariku, belalang yang tak pernah tahu ke mana angin takdir-Mu menghempasnya
mohonku ya Rabb...
abadikan cinta di hatiku
jadikan cintaku padanya sebagai jalan menuju cinta-Mu
kekalkan rindu di jiwaku
perkenankan gelisah rinduku padanya menjadi awal bagi rinduku pada-Mu
mohonku ya Rabb...
perkenankan kuat melapisi rapuh jiwaku
biar gelombang badai gelisah tak runtuhkan imanku
perkenankan ridlo menutup ketidak ikhlasanku
biar mengalir lapang dalam tiap tarik nafasku
Senin, 08 Oktober 2012
doa kami
wahai Pemilik hati
Penanam sukma
Penebar rasa
genggam hati kami di tanganMu
kendalikan sukma kami dari arasyMu
ratakan rasa kami di jalan takdirMu
lalu...
tumbuhkan tulus dalam diri kami
ikhlas dalam jiwa kami
untuk jalani garis kami
Penanam sukma
Penebar rasa
genggam hati kami di tanganMu
kendalikan sukma kami dari arasyMu
ratakan rasa kami di jalan takdirMu
lalu...
tumbuhkan tulus dalam diri kami
ikhlas dalam jiwa kami
untuk jalani garis kami
nikmati perjalanan kami
syukuri keberadaan kami
amin....
syukuri keberadaan kami
amin....
Kamis, 17 Mei 2012
ketika tak ada lagi daya
menekuri alunan alam
lewat hembusan yang tak lagi nyaman
merenungi nyanyian malam
dalam hening yang kian mencekam
aku luruh dalam ketakberdayaan
hilang sudah segala angkuh dan kesombongan
kaki lumpuh seakan tanpa tulang
tangan tak lagi mampu digerakkan
tanpa daya
tanpa tenaga
hanya harap yang masih tersisa
sebagai titik cahaya dalam jiwa
hanya mimpi yang masih abadi
menunggu wujud tanpa henti
pada-Mu aku berserah
agar aku tak hilang arah
pada-Mu aku menunduk
agar aku tak hilang bentuk
pada-Mu aku memuji
agar aku sampai sejati
lewat hembusan yang tak lagi nyaman
merenungi nyanyian malam
dalam hening yang kian mencekam
aku luruh dalam ketakberdayaan
hilang sudah segala angkuh dan kesombongan
kaki lumpuh seakan tanpa tulang
tangan tak lagi mampu digerakkan
tanpa daya
tanpa tenaga
hanya harap yang masih tersisa
sebagai titik cahaya dalam jiwa
hanya mimpi yang masih abadi
menunggu wujud tanpa henti
pada-Mu aku berserah
agar aku tak hilang arah
pada-Mu aku menunduk
agar aku tak hilang bentuk
pada-Mu aku memuji
agar aku sampai sejati
Senin, 27 Februari 2012
menari bersama rintik
bersama tetes mengalir doa
dalam lekuk aliran meliuk harapan
bersama hembusan ketundukan
berserah pada keagungan
dalam gelegar menggetar jiwa
menitip hasrat pada harapan
bersama guruh
sampaikan cita
menggetar semesta dalam do'a
mimpiku terserap dalam kilau tetes do'a
anganku bersama mengalir dalam liuk sungai cita
menyatu bersama semesta
panjatkan ingin pada Sang Kuasa
dalam lekuk aliran meliuk harapan
bersama hembusan ketundukan
berserah pada keagungan
dalam gelegar menggetar jiwa
menitip hasrat pada harapan
bersama guruh
sampaikan cita
menggetar semesta dalam do'a
mimpiku terserap dalam kilau tetes do'a
anganku bersama mengalir dalam liuk sungai cita
menyatu bersama semesta
panjatkan ingin pada Sang Kuasa
Senin, 06 Februari 2012
impian
pada-Mu ingin ku serahkan segala
pada-Mu ingin ku pasrahkan semua
pada-Mu ingin ku kembalikan seluruhnya
meski...
terlalu sering ku lalai
terlalu banyak ku lupa
sungguh, benar-benar ku impikan
menunduk di hadap-Mu seluruh penuh
bersimpuh di hadap-Mu luruh tunduk
sungguh, benar-benar ku harapkan
mampu lepas tiap hasrat selain-Mu
kembalikan semua sebagai yang terbaik dari-Mu
tundukkan nalar di bawah hatiku
sungguh ku impikan tunduk seluruh di duli-Mu
tanggalkan pakaian berlumpur nafsu
lepaskan segala ingin berjubah fana
sungguh ku impikan mengalir dalam aliran-Mu
berjalan di hamparan menuju-Mu
tak peduli duri lukai kaki
acuhkan saja semak menghadang langkah
terus saja berjalan
karna luka adalah pensucian jiwa
sebab semak tak pernah rela
jiwa kembali ke asalnya
pada-Mu ingin ku pasrahkan semua
pada-Mu ingin ku kembalikan seluruhnya
meski...
terlalu sering ku lalai
terlalu banyak ku lupa
sungguh, benar-benar ku impikan
menunduk di hadap-Mu seluruh penuh
bersimpuh di hadap-Mu luruh tunduk
sungguh, benar-benar ku harapkan
mampu lepas tiap hasrat selain-Mu
kembalikan semua sebagai yang terbaik dari-Mu
tundukkan nalar di bawah hatiku
sungguh ku impikan tunduk seluruh di duli-Mu
tanggalkan pakaian berlumpur nafsu
lepaskan segala ingin berjubah fana
sungguh ku impikan mengalir dalam aliran-Mu
berjalan di hamparan menuju-Mu
tak peduli duri lukai kaki
acuhkan saja semak menghadang langkah
terus saja berjalan
karna luka adalah pensucian jiwa
sebab semak tak pernah rela
jiwa kembali ke asalnya
Sabtu, 17 September 2011
antara keinginan dan kenyataan; semoga segera dapat dipertemukan
ku ingin benar-benar berserah pada-Mu
tapi masih saja ku hitung pamrihku
ku ingin menunduk penuh pada-Mu
namun tetap saja ku mendongak pada mimpi-mimpiku
ku ingin luruh di hadap-Mu
tapi masih saja angkuh akan diri
ku ingin bersandar hanya pada-Mu
namun masih saja takut kehilangan sesuatu
ku ingin menghamba hanya pada-Mu
tapi masih saja khawatir ditinggalkan sesuatu
ku ingin sirna seluruh inginku
serahkan pada-Mu apa yang terbaik untukku
hanya menghamba
cuma meng-abdi
tunduk luruh
sepenuh seluruh
tapi masih saja ku hitung pamrihku
ku ingin menunduk penuh pada-Mu
namun tetap saja ku mendongak pada mimpi-mimpiku
ku ingin luruh di hadap-Mu
tapi masih saja angkuh akan diri
ku ingin bersandar hanya pada-Mu
namun masih saja takut kehilangan sesuatu
ku ingin menghamba hanya pada-Mu
tapi masih saja khawatir ditinggalkan sesuatu
ku ingin sirna seluruh inginku
serahkan pada-Mu apa yang terbaik untukku
hanya menghamba
cuma meng-abdi
tunduk luruh
sepenuh seluruh
Sabtu, 10 September 2011
rindu cahaya
Ya Allah...
mohon terbitkan cahaya di hati
pancarkan cahaya di wajah
di telinga
di mata
di lisan
terangi depan
belakang
kanan dan
kiri
anugerahkan terang untuk tiap urusan
nyalakan pelita di sepanjang perjalanan
anugerahkan untukku cahaya-Mu
mohon terbitkan cahaya di hati
pancarkan cahaya di wajah
di telinga
di mata
di lisan
terangi depan
belakang
kanan dan
kiri
anugerahkan terang untuk tiap urusan
nyalakan pelita di sepanjang perjalanan
anugerahkan untukku cahaya-Mu
Jumat, 02 September 2011
tentang takdir
ku coba ikhlas terima garis-Mu
meski perih masih menggurat nyeri
ku coba tulus jalani peranku
meski kadang masih setengah hati
serahkan segalanya pada-Mu
kembalikan semuanya pada-Mu
runtuhkan tiap keangkuhan di hadap-Mu
ikhlaskan setiap langkah untuk-Mu
tuluskan seluruh niat karena-Mu
semoga suatu saat
aku mampu
meski perih masih menggurat nyeri
ku coba tulus jalani peranku
meski kadang masih setengah hati
serahkan segalanya pada-Mu
kembalikan semuanya pada-Mu
runtuhkan tiap keangkuhan di hadap-Mu
ikhlaskan setiap langkah untuk-Mu
tuluskan seluruh niat karena-Mu
semoga suatu saat
aku mampu
Selasa, 23 Agustus 2011
semoga menjadi awal pengakuan
aku bukanlah di antara hamba-Mu
yang dalam kesucian jiwa
bermunajat dan mengadu pada-Mu
akan tebal dona dan dosa
aku bukanlah di antara hamba-Mu
yang dalam kejernihan hatinya
berurai air mata memohon ampun
atas kelamnya cermin hati
aku bukanlah di antara hamba-Mu
yang dalam totalitas kepasrahannya
bersujud pada-Mu dan memohon diteguhkan
dan ditundukkan wajahnya dalam hamparan
sajadah panjang
aku hanyalah satu dari sekian banyak hamba-Mu
yang benar-benar penuh lumpur dan noda
menghadap-Mu dalam segala ketakpatutan untuk
memohon pada-Mu
aku hanyalah satu dari sekian hamba-Mu
yang cermin hatinya hampir tak sisakan jernih
mengharap pantulan cahya-Mu benderang terangi
cermin jiwa
aku hanyalah satu di antara hamba-Mu
yang belum mampu menunduk pasrah dalam sujud
berharap rahmat dari-Mu untuk nikmati indah sujud
meski sekali saja
yang dalam kesucian jiwa
bermunajat dan mengadu pada-Mu
akan tebal dona dan dosa
aku bukanlah di antara hamba-Mu
yang dalam kejernihan hatinya
berurai air mata memohon ampun
atas kelamnya cermin hati
aku bukanlah di antara hamba-Mu
yang dalam totalitas kepasrahannya
bersujud pada-Mu dan memohon diteguhkan
dan ditundukkan wajahnya dalam hamparan
sajadah panjang
aku hanyalah satu dari sekian banyak hamba-Mu
yang benar-benar penuh lumpur dan noda
menghadap-Mu dalam segala ketakpatutan untuk
memohon pada-Mu
aku hanyalah satu dari sekian hamba-Mu
yang cermin hatinya hampir tak sisakan jernih
mengharap pantulan cahya-Mu benderang terangi
cermin jiwa
aku hanyalah satu di antara hamba-Mu
yang belum mampu menunduk pasrah dalam sujud
berharap rahmat dari-Mu untuk nikmati indah sujud
meski sekali saja
do'a harapan
ya Allah
Engkau lebih mengetahui
betapa tebal noda dalam cermin hati
Engkau lebih mengerti
betapa tipis ketulusan melandasi
dalam langkah kaki
Engkau lebih memahami
betapa lemah rontaan hati kini
dalam telikungan nafsu diri
ya Allah
Engkaupun Maha Menyaksikan
betapa kecil asa mampu menyisakan diri
akan jernih cermin hati
akan tulus yang melingkupi
akan nafsu yang dibimbing hati
ya Allah
Anta waliyyi wa raja'i
amin ya rabbal 'alamin
Jumat, 05 Agustus 2011
siapkan hati menuju pada-Mu
langkah tlah dijalankan
namun masih banyak yang tak sadari
rahmat tlah dialirkan
namun terlalu banyak yang tak mengerti
terseret dalam arus
melangkah tanpa hati
menapak terseok-seok
karna jiwa tak ikuti
jalan pada-Mu
terbentang kini
Engkau lebarkan bagi
siapa yang mau
jalan pada-Mu
tak sisakan ragu
maka hanya bagi
ia yang bulatkan tekad
sepenuh hati
mengabdi pada-Mu
namun masih banyak yang tak sadari
rahmat tlah dialirkan
namun terlalu banyak yang tak mengerti
terseret dalam arus
melangkah tanpa hati
menapak terseok-seok
karna jiwa tak ikuti
jalan pada-Mu
terbentang kini
Engkau lebarkan bagi
siapa yang mau
jalan pada-Mu
tak sisakan ragu
maka hanya bagi
ia yang bulatkan tekad
sepenuh hati
mengabdi pada-Mu
Langganan:
Postingan (Atom)