Tampilkan postingan dengan label selamat idul fitri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label selamat idul fitri. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Juni 2017

Idul Fitri



Gema takbir kembali menggema
Tanda bahwa Ramadlan meninggalkan kita
Mestinya kesedihan yang diperlihatkan
Namun yang ku lihat adalah riuh kesenangan
                                             Gempita kegembiraan
Tak ada kesedihan di akhir Ramadlan
Karna kebanyakan kita merasa telah beroleh kemenangan
Entah kemenangan atas apa?
Kemenangan jiwa dalam menundukkan nafsu katanya
Tapi yang ku lihat hanya dendam menunggu waktu diperbolehkan segala
Kemenangan karena hati telah kembali sejati
Tapi yang ku rasakan maaf memaafkan hanya ada dalam lisan tradisi

Tak ada kesedihan di akhir Ramadlan
Karna kebanyakan kita merasa bersyukur telah mampu melewati Ramadlan
Entah bersyukur atas apa?
Bersyukur telah kembali menjadi fitri katanya
Sayangnya yang ku rasakan rasa senang karena kita tak lagi dikekang-kekang
Untuk memperturutkan segala keinginan
Bukan kenikmatan saat jalankan seluruh kewajiban Ramadlan
Namun beban berat menahan keinginan-keinginan yang sebelumnya dihalalkan

Tak ku lihat kesedihan di akhir Ramadlan
Karena yang ku saksikan adalah sebuah pesta dan perayaan
Entah pesta untuk apa?
Entah perayaan untuk memperingati apa?

Tak ku lihat kesedihan di akhir Ramadlan
Semoga hanya aku yang merasakan
Akibat kebebalan dan tumpukan kesalahan yang aku lakukan
Semoga kalian benar-benar mendapat anugerah keberuntungan dan kemenangan
Semoga kita berjalan menuju kesejatian yang berujung pada pengabdian
                     Pengabdian sebagai hamba Tuhan sekaligus pada kemanusiaan
Semoga….

Kamis, 08 Agustus 2013

Idul Fitri, kembali pada kesejatian diri

takbir berkumandang
semesta menyambutnya dengan takbir yang lebih membahana dari seluruh pengeras suara
langit pun membuka tirainya
membuka pintu bagi pinta para hamba

inilah Idul Fitri
pesta kemenangan bagi jiwa-jiwa yang diridloi Tuhannya
pesta dengan hamparan karpet berbentuk takbir
meja megah berupa tahlil
makanan lezat berbentuk ampunan
minuman segar berupa kesejukan kasih sayang

inilah Idul Fitri
saat kering sirna dari jiwa
kala noda tak lagi menghinggap sukma
ketika marah berganti ramah
saat benci berubah cinta
kala dendam menjadi ampunan
ketika perseteruan beralih perdamaian

inilah Idul Fitri
bagi jiwa-jiwa yang rela membagi surga
bagi sukma-sukma yang sekuat tenaga menutup neraka bagi saudaranya

inilah Idul Fitri
bagi jiwa-jiwa yang kembali kepada fitrahnya
menebar kasih dan cinta kepada sekitarnya
membawa damai sukma bagi teman maupun musuhnya
bagi diri yang melangkah menuju sejati