telah berlalu sang waktu
bagiku tuk bersamamu
telah lewat saatku
tuk berbagi denganmu
tapi rindu ...
tak mungkin ku pindah darimu
cinta...
tetap membara bagimu
gairah...
tak pernah salah arah
kini...
bersamamu dalam naungan kalbu
hasrat gairahmu mengalir di nadiku
rindu...
menyatu dalam nafasku
segarkan rongga paru-paruku
cinta...
memadu dalam darahku
memompa jantungku
mengalir seluruh tubuhku
hidupkan fungsi organku
bersama kita
dalam semestaku
Sabtu, 01 Januari 2011
Rabu, 29 Desember 2010
Rindu kadang serasa akan membunuhku
kadang pedih tak terperi
hampa tak berujung
kosong tak bermakna
seluruh detak ini
rasanya tetaplah milikmu
setiap tarikan nafas ini
persembahan bagimu
hasrat dan gairah
berakhir di dirimu
rindu tanpa ujung
mesti lintasi segala batas ruang waktu
mesti abaikan beda dunia
kadang jadi perih luka
sebagai belati penyayat daging
kadang menjelma nyanyian sendu
luruhkan segala semangat jiwaku
rinduku selalu indah bagiku
meski mesti berakhir mati
bagiku
hampa tak berujung
kosong tak bermakna
seluruh detak ini
rasanya tetaplah milikmu
setiap tarikan nafas ini
persembahan bagimu
hasrat dan gairah
berakhir di dirimu
rindu tanpa ujung
mesti lintasi segala batas ruang waktu
mesti abaikan beda dunia
kadang jadi perih luka
sebagai belati penyayat daging
kadang menjelma nyanyian sendu
luruhkan segala semangat jiwaku
rinduku selalu indah bagiku
meski mesti berakhir mati
bagiku
Rindu dan Cintaku
merajut rindu
tanpa pilu
karna temu
tak lagi perlu ditunggu
menyiram cinta
dengan air telaga
biar tunas
subur di tiap cabangnya
mengalir hasrat
pada kebersatuan jiwa
memutar tubuh
untuk kembali ke asalnya
ketika rindu
telah terbebas waktu
ketemu jiwa di tiap saatnya
saat cinta
menunas subur pada tiap titiknya
gelora jiwa
tak terhalang batas dunia
Langganan:
Postingan (Atom)