ya Allah...
mohonku pada-Mu
merdekakan jiwaku dalam ketundukan
pada-Mu
bebaskan hatiku dalam kepasrahan
pada-Mu
terangi gelap malamku dengan cahaya
asma-Mu
bersihkan lumpur nodaku dengan totalitas
penghambaan pada-Mu
ya Allah...
coba ku tuk bersimpuh
sujudkan kening hitam legam
berharap cahaya memancar
di sela-sela sajadah usang
ya Allah...
ampunkan segala angkuh
semua sombong
dari setiap hasrat yang tak pernah
patuh
ya Allah....
perkenankan bagiku sempurna
dalam pasrah
dalam tunduk
dalam serah
amin...
Minggu, 02 Januari 2011
Sabtu, 01 Januari 2011
isteriku
telah berlalu sang waktu
bagiku tuk bersamamu
telah lewat saatku
tuk berbagi denganmu
tapi rindu ...
tak mungkin ku pindah darimu
cinta...
tetap membara bagimu
gairah...
tak pernah salah arah
kini...
bersamamu dalam naungan kalbu
hasrat gairahmu mengalir di nadiku
rindu...
menyatu dalam nafasku
segarkan rongga paru-paruku
cinta...
memadu dalam darahku
memompa jantungku
mengalir seluruh tubuhku
hidupkan fungsi organku
bersama kita
dalam semestaku
bagiku tuk bersamamu
telah lewat saatku
tuk berbagi denganmu
tapi rindu ...
tak mungkin ku pindah darimu
cinta...
tetap membara bagimu
gairah...
tak pernah salah arah
kini...
bersamamu dalam naungan kalbu
hasrat gairahmu mengalir di nadiku
rindu...
menyatu dalam nafasku
segarkan rongga paru-paruku
cinta...
memadu dalam darahku
memompa jantungku
mengalir seluruh tubuhku
hidupkan fungsi organku
bersama kita
dalam semestaku
Rabu, 29 Desember 2010
Rindu kadang serasa akan membunuhku
kadang pedih tak terperi
hampa tak berujung
kosong tak bermakna
seluruh detak ini
rasanya tetaplah milikmu
setiap tarikan nafas ini
persembahan bagimu
hasrat dan gairah
berakhir di dirimu
rindu tanpa ujung
mesti lintasi segala batas ruang waktu
mesti abaikan beda dunia
kadang jadi perih luka
sebagai belati penyayat daging
kadang menjelma nyanyian sendu
luruhkan segala semangat jiwaku
rinduku selalu indah bagiku
meski mesti berakhir mati
bagiku
hampa tak berujung
kosong tak bermakna
seluruh detak ini
rasanya tetaplah milikmu
setiap tarikan nafas ini
persembahan bagimu
hasrat dan gairah
berakhir di dirimu
rindu tanpa ujung
mesti lintasi segala batas ruang waktu
mesti abaikan beda dunia
kadang jadi perih luka
sebagai belati penyayat daging
kadang menjelma nyanyian sendu
luruhkan segala semangat jiwaku
rinduku selalu indah bagiku
meski mesti berakhir mati
bagiku
Langganan:
Postingan (Atom)