Melihat sepasang rajawali mengangkasa
Kepakkan sayap tebarkan cinta
Berputar megah menjawab rindu
Menukik
Berputar
Menjulang
Sepasang rajawali memadu kasih di udara
Kemegahan mereka tunjukkan pada semua
Bertaut cakar berpadu kepak
Menyibak cakrawala
Mengalirkan cinta
Melukis gelora
di setiap lekuk gerakannya
Hanya decak yang keluar dari mulut menganga
Di bawah sini aku menatapnya
Jumat, 11 November 2011
semangat pagi
sejuk ini
lazimnya pagi
terbuka sudah
katub pengistirahatan diri
rajawali tlah gelengkan kepala
kembali siap kepakkan sayapnya
sambut cakrawala
membentang dengan hangatnya
mendung bukanlah halangan
malah segarkan keadaan
hangat mentari
merayap menembus pori
terangi angkasa
dengan cahya harapan dan impian
selamat datang pagi
selamat datang harapan
selamat datang awal segala impian
lazimnya pagi
terbuka sudah
katub pengistirahatan diri
rajawali tlah gelengkan kepala
kembali siap kepakkan sayapnya
sambut cakrawala
membentang dengan hangatnya
mendung bukanlah halangan
malah segarkan keadaan
hangat mentari
merayap menembus pori
terangi angkasa
dengan cahya harapan dan impian
selamat datang pagi
selamat datang harapan
selamat datang awal segala impian
Sabtu, 05 November 2011
Belajarkan untuk Berserah Diri
Belajarkan hati untuk jujur pada diri
tak ragu untuk mengaku
tak perlu mematut diri
kala tingkah belum sampai sejati
Belajarkan diri untuk tidak malu
bahwa jiwa belum sesuai yang diangan
terlalu banyak yang kita cemoohkan
ternyata masih kita lakukan
Belajarkan jiwa untuk senantiasa terbuka
terima nasehat meski dari yang paling hina
karna suci belumlah hadir di jiwa
Belajarkan hati untuk tidak mensucikan diri sendiri
saat noda masih menyelimuti langkah
sadari
renungi
akui
benahi
lalu
tundukkan segalanya di bawah duli
serahkan semua pada Sang Hakiki
tak ragu untuk mengaku
tak perlu mematut diri
kala tingkah belum sampai sejati
Belajarkan diri untuk tidak malu
bahwa jiwa belum sesuai yang diangan
terlalu banyak yang kita cemoohkan
ternyata masih kita lakukan
Belajarkan jiwa untuk senantiasa terbuka
terima nasehat meski dari yang paling hina
karna suci belumlah hadir di jiwa
Belajarkan hati untuk tidak mensucikan diri sendiri
saat noda masih menyelimuti langkah
sadari
renungi
akui
benahi
lalu
tundukkan segalanya di bawah duli
serahkan semua pada Sang Hakiki
Langganan:
Postingan (Atom)