bersama tetes mengalir doa
dalam lekuk aliran meliuk harapan
bersama hembusan ketundukan
berserah pada keagungan
dalam gelegar menggetar jiwa
menitip hasrat pada harapan
bersama guruh
sampaikan cita
menggetar semesta dalam do'a
mimpiku terserap dalam kilau tetes do'a
anganku bersama mengalir dalam liuk sungai cita
menyatu bersama semesta
panjatkan ingin pada Sang Kuasa
Senin, 27 Februari 2012
Minggu, 26 Februari 2012
melangkahlah biasa...
biarkan semua berjalan apa adanya
tak perlu direka-reka
tak perlu japa mantra
biarkan setiap jengkal mengalami masanya
tak perlu dipaksa-paksa
tak perlu 'nggege mangsa'
tak ada kebaikan dalam keterpaksaan
tak ada kebajikan dalam ketergesaan
tak ada kebijaksanaan dalam ketaksadaran
kalau mau...
serahkan saja semua pada Sang Kuasa
menunduk patuh berjalan di jalan-Nya
terima segala sepenuh jiwa
sebagai kebaikan tanpa cela
tak perlu direka-reka
tak perlu japa mantra
biarkan setiap jengkal mengalami masanya
tak perlu dipaksa-paksa
tak perlu 'nggege mangsa'
tak ada kebaikan dalam keterpaksaan
tak ada kebajikan dalam ketergesaan
tak ada kebijaksanaan dalam ketaksadaran
kalau mau...
serahkan saja semua pada Sang Kuasa
menunduk patuh berjalan di jalan-Nya
terima segala sepenuh jiwa
sebagai kebaikan tanpa cela
Selasa, 21 Februari 2012
rindu
rindu bukanlah guratan di hati
bukan pula torehan di jiwa
rindu adalah aliran jiwa
suburkan cinta
tebarkan kasih
rindu adalah ruh
menggerahkan tubuh
mengarahkan langkah
rindu adalah telaga
mengalirkan kesejukan
dan kedamaian
rindu adalah gelora
mengobarkan api dalam jiwa
membakar semangat dengan
letupan-letupannya
rindu adalah detak jantung
bersama ingin bersatu dengan Sang Agung
bukan pula torehan di jiwa
rindu adalah aliran jiwa
suburkan cinta
tebarkan kasih
rindu adalah ruh
menggerahkan tubuh
mengarahkan langkah
rindu adalah telaga
mengalirkan kesejukan
dan kedamaian
rindu adalah gelora
mengobarkan api dalam jiwa
membakar semangat dengan
letupan-letupannya
rindu adalah detak jantung
bersama ingin bersatu dengan Sang Agung
Langganan:
Postingan (Atom)