berlimpah ruah rindu hari-hariku
menjelang hari perpindahanmu
menghentak denyut detakku
mengalir penuh deras di nadiku
gelombang rindu
cahaya cinta
mengharu dalam jiwaku
merindu akan jiwamu
menunggu padu dalam megah singgasana
berlimpah ruah rindu padamu
membanjir di akal, rasa dan hatiku
melingkupi segala yang ada dalam diriku
raga dan jiwaku
tak ada nalar, tak ada kecerdasan, tak ada rasionalitas
dimabuk semua dalam gulungan rasa
rindu yang menderu
segalanya bercahaya
segala yang bersentuhan denganmu gemerlap penuh pesona
berlimpah ruah dalam rindu
padamu setengah jiwaku
padamu penyempurna kemanusiaanku
padamu kunci keutuhanku
padamu delapan hurufku...
Kamis, 06 Desember 2012
Sabtu, 01 Desember 2012
Cermin Retak
retak sudah cerminku
kacau sudah seluruh citra di dalamnya
hancur tanpa bentuk
retak sudah cerminku
tak mungkin kembali semula
tak ada lagi citra sempurna
semua tergores oleh luka
retak sudah cerminku
pendar cahaya tak lagi membias sempurna
terhalang gurat-gurat hitam di tengahnya
retak sudah cerminku
oleh sebutir kerikil kesalahan
yang semula kuanggap candaan
retak sudah cerminku
ku terima hancur citraku di hadapmu
kacau sudah seluruh citra di dalamnya
hancur tanpa bentuk
retak sudah cerminku
tak mungkin kembali semula
tak ada lagi citra sempurna
semua tergores oleh luka
retak sudah cerminku
pendar cahaya tak lagi membias sempurna
terhalang gurat-gurat hitam di tengahnya
retak sudah cerminku
oleh sebutir kerikil kesalahan
yang semula kuanggap candaan
retak sudah cerminku
ku terima hancur citraku di hadapmu
Ku rindu Cahaya
ku rindu pada cahaya
kilau terang di dalam jiwa
sinar hangat mengalir di sukma
nyala membakar semangat raga
ku rindu pada cahaya
arah tuju dalam gelap gulita
pendar indah di sekelilingnya
ku rindu pada cahaya
terangi kembali bilik sukma
pendar indah di cermin jiwa
ku rindu pada cahaya
dalam gulita malam dunia
dalam temaram pagi buta
ku rindu pada cahaya
sinari semesta
mengumpul menyatu
berpadu menyimpul dalam titik terdalam sukma
inti seluruh rahasia jiwa
pendaran dari Sang Maha Rahasia
kilau terang di dalam jiwa
sinar hangat mengalir di sukma
nyala membakar semangat raga
ku rindu pada cahaya
arah tuju dalam gelap gulita
pendar indah di sekelilingnya
ku rindu pada cahaya
terangi kembali bilik sukma
pendar indah di cermin jiwa
ku rindu pada cahaya
dalam gulita malam dunia
dalam temaram pagi buta
ku rindu pada cahaya
sinari semesta
mengumpul menyatu
berpadu menyimpul dalam titik terdalam sukma
inti seluruh rahasia jiwa
pendaran dari Sang Maha Rahasia
Langganan:
Postingan (Atom)