Kamis, 22 April 2010

Coba Bangkitlah

kadang lelah dan letih
    langkah tinggal sepotong-potong
sering lemas dan patah arang
    hidup seakan tanpa tujuan
melangkah hanya ikuti arus
    tanpa tahu dan mampu mengatur arus
tujuan dan target tak lagi terpikirkan
    semua kelam tanpa titik terang

lalu,
sampai kapan?
    bilamana datang?

tak mungkin ku terus dalam keadaan demikian
ada tapak yang mesti ditegaskan
ada harapan yang mesti dijawabkan
ada amanat yang mesti dijalankan

tak boleh ku terus terjebak dalam kegelapan
ada terang yang menanti di depan
ada cerah setelah mendung hitam mengambang
ada harapan yang tak mungkin bisa hilang

demi Engkau yang kuasai segala
    dengan bersandar pada ijin dan perkenanMu
aku tegaskan pada diriku
semua akan segera berlalu
   berganti gelora dan semangat yang mengharu biru

Rabu, 21 April 2010

Sungguh titahMu teramat berat bagiku

sungguh berat jalani titahMu
meski ku tahu harus terima
tak boleh ada penolakan dalam jiwa
tak ada yang mampu hindarinya

     sungguh berat jalani titahMu
     hingga nalar diam tanpa daya
     hingga dada seakan tak bisa terima

sungguh berat jalani titahMu
meski segalanya t'lah Kau tetapkan
kesesuaian peran yang dijalankan hamba
kemampuan yang Kau tiupkan di dada
        sungguh berat jalani titahMu
       dalam kebuntuan tiap jalan
       kepadaMu lah akhirnya semua ku serahkan

Senin, 19 April 2010

Isteriku

putih
   cemerlang
         bersinar

senyum menebar
    indah tak terbayar

anggun
    cantik
         luar biasa

isteriku tercinta
dalam naungan surga
dalam istana
    dengan sungai mengalir di bawahnya
    dengan taman penuh bunga
    dengan kebun-kebun yang ranum buahnya
di atas singgasana sutera

isteriku tercinta
dalam naungan surga
    berparas cahaya
    berbaju kemegahan takwa
    menebar harum kedamaian

isteriku tercinta
berselimut terang cahaya
terlelap tenang dalam tidurnya
menunggu bangun di akhir masa
menanti terbuka pintu surga
setelah perhitungan amal purna