Jumat, 28 Mei 2010

sampai hari ini

masih sepi hari ku lalui
masih sunyi pagi ku temui
masih hampa asa ku rasa

    sepi tapi tanpa hening
    sunyi tapi tanpa bening
    hampa tepi terjal di bawahnya

tak ada niat untuk melupakan
tak ada ingin untuk mengabaikan
tak ada hasrat untuk menduakan

      menghentak berdenyut
      menggelegar bergelora
      mengalir bergelombang

cinta itu masih bergelora
dan inginku kan tetap bergelora
rindu itu masih menebar dahaga
yang terpuaskan hanya dengan sua
dan ku harap mampu tahan dahaga
   hingga pada akhir sua

sepenuh seluruh jiwa
    menyatu memadu
segala setiap angan
   membayang mengimpikan

hadirmu adalah niscayaku
jiwamu jiwaku biarlah tetap satu
cintamu cintaku memadu
   mengalir dalam tindak langkahku
    penuhi setiap lorong dan relung dengan kemegahan
       sirami tiap layu biar pupus kembali segar menghijau

Minggu, 23 Mei 2010

hujan malam ini

hamd coba ku alirkan bersama tiap tetes
       curahan rahmat-Mu
seiring tahmid takbir semesta raya
inilah berkah awali kehidupan
     sebagai sebab tumbuhnya segala tetanaman
     sebagai sebab sejuknya setiap kekeringan
     sebagai sebab segarnya kering kerongkongan

tiap tetes dalam deras berkah-Mu
melantunkan keikhlasan pengakbaran-Mu
mengiramakan lantunan merdu pujian untuk-Mu
    bersama semesta selaraskan abadi penghambaan
    bersama setiap jiwa yang rindukan keridloan

tiap tetes dalam aliran berkah-Mu
mengabadikan jejak-jejak kerinduan
melanggengkan sulur-sulur pengharapan
    iringi tiap titah menuju takdirnya
    iringi perjalanan suci jiwa tuju asalnya

tiap tetes ketak terputusan rahmah-Mu
mengalir rindu tanpa ada jemu
merangkak perlahan menuju tujuan
lewati segala arah melintang

tiap tetes dalam deras berkah-Mu
biarlah guyur panas nafsuku
         sejukkan nafas api egoku
               damaikan gelisah keterpisahan jiwaku

tiap tetes dalam deras berkah-Mu
semoga berkah tak pernah jadi musibah

Kamis, 20 Mei 2010

hujan tadi malam

Curahan berkah kembali mengguyur bumi-Mu
    awali keberlimpahan nikmat untuk setiap hamba-Mu
Titik-titiknya melantunkan tahmid dan takbir
    iringi desahan setiap jiwa dalam naungan ridlo-Mu
Kedamaian dan kesejukan menyusup dalam setiap kalbu
   segala kalbu dalam naungan ridlo-Mu

Coba ku desahkan dalam tarik nafasku
menyelip di antara tahmid dan takbir semesta
Sebuah desah panjang sertai lantunan do’a
   agar curahan berkah-Mu menyusup dan meresap
              di pembaringan belahanku
        biar damai dan sejuk dalam lelap
        biar hangat dan tenang dalam selimut putih
        biar taman bunga tumbuh subur dalam mimpinya
        biar senyum mengembang dalam tidurnya

Curahan berkah kembali mengguyur bumi-Mu
Begitu deras sejukkan kerontang jiwa
Meski tak mampu pupus dahaga ku rasa
dahaga rindu akan tambatan cinta

Curahan berkah kembali mengguyur bumi-Mu
Begitu anggun tenangkan jiwa
Walau tetap tak mampu hapus resah ku kira
      pada gelisah belai kasih tumpuan rindu

Curahan berkah kembali mengguyur bumi-Mu
Ku selipkan harap di antara derasnya
Semoga kembali bersatu jiwa
      pada pohon segala rasa
Semoga rindu melepas dahaga
      dalam sua tanpa cela
Semoga rintik sampaikan segala
      bersama tahmid takbir semesta