masih sepi hari ku lalui
masih sunyi pagi ku temui
masih hampa asa ku rasa
sepi tapi tanpa hening
sunyi tapi tanpa bening
hampa tepi terjal di bawahnya
tak ada niat untuk melupakan
tak ada ingin untuk mengabaikan
tak ada hasrat untuk menduakan
menghentak berdenyut
menggelegar bergelora
mengalir bergelombang
cinta itu masih bergelora
dan inginku kan tetap bergelora
rindu itu masih menebar dahaga
yang terpuaskan hanya dengan sua
dan ku harap mampu tahan dahaga
hingga pada akhir sua
sepenuh seluruh jiwa
menyatu memadu
segala setiap angan
membayang mengimpikan
hadirmu adalah niscayaku
jiwamu jiwaku biarlah tetap satu
cintamu cintaku memadu
mengalir dalam tindak langkahku
penuhi setiap lorong dan relung dengan kemegahan
sirami tiap layu biar pupus kembali segar menghijau
Jumat, 28 Mei 2010
Minggu, 23 Mei 2010
hujan malam ini
hamd coba ku alirkan bersama tiap tetes
curahan rahmat-Mu
seiring tahmid takbir semesta raya
inilah berkah awali kehidupan
sebagai sebab tumbuhnya segala tetanaman
sebagai sebab sejuknya setiap kekeringan
sebagai sebab segarnya kering kerongkongan
tiap tetes dalam deras berkah-Mu
melantunkan keikhlasan pengakbaran-Mu
mengiramakan lantunan merdu pujian untuk-Mu
bersama semesta selaraskan abadi penghambaan
bersama setiap jiwa yang rindukan keridloan
tiap tetes dalam aliran berkah-Mu
mengabadikan jejak-jejak kerinduan
melanggengkan sulur-sulur pengharapan
iringi tiap titah menuju takdirnya
iringi perjalanan suci jiwa tuju asalnya
tiap tetes ketak terputusan rahmah-Mu
mengalir rindu tanpa ada jemu
merangkak perlahan menuju tujuan
lewati segala arah melintang
tiap tetes dalam deras berkah-Mu
biarlah guyur panas nafsuku
sejukkan nafas api egoku
damaikan gelisah keterpisahan jiwaku
tiap tetes dalam deras berkah-Mu
semoga berkah tak pernah jadi musibah
curahan rahmat-Mu
seiring tahmid takbir semesta raya
inilah berkah awali kehidupan
sebagai sebab tumbuhnya segala tetanaman
sebagai sebab sejuknya setiap kekeringan
sebagai sebab segarnya kering kerongkongan
tiap tetes dalam deras berkah-Mu
melantunkan keikhlasan pengakbaran-Mu
mengiramakan lantunan merdu pujian untuk-Mu
bersama semesta selaraskan abadi penghambaan
bersama setiap jiwa yang rindukan keridloan
tiap tetes dalam aliran berkah-Mu
mengabadikan jejak-jejak kerinduan
melanggengkan sulur-sulur pengharapan
iringi tiap titah menuju takdirnya
iringi perjalanan suci jiwa tuju asalnya
tiap tetes ketak terputusan rahmah-Mu
mengalir rindu tanpa ada jemu
merangkak perlahan menuju tujuan
lewati segala arah melintang
tiap tetes dalam deras berkah-Mu
biarlah guyur panas nafsuku
sejukkan nafas api egoku
damaikan gelisah keterpisahan jiwaku
tiap tetes dalam deras berkah-Mu
semoga berkah tak pernah jadi musibah
Kamis, 20 Mei 2010
hujan tadi malam
Curahan berkah kembali mengguyur bumi-Mu
awali keberlimpahan nikmat untuk setiap hamba-Mu
Titik-titiknya melantunkan tahmid dan takbir
iringi desahan setiap jiwa dalam naungan ridlo-Mu
Kedamaian dan kesejukan menyusup dalam setiap kalbu
segala kalbu dalam naungan ridlo-Mu
Coba ku desahkan dalam tarik nafasku
menyelip di antara tahmid dan takbir semesta
Sebuah desah panjang sertai lantunan do’a
agar curahan berkah-Mu menyusup dan meresap
di pembaringan belahanku
biar damai dan sejuk dalam lelap
biar hangat dan tenang dalam selimut putih
biar taman bunga tumbuh subur dalam mimpinya
biar senyum mengembang dalam tidurnya
Curahan berkah kembali mengguyur bumi-Mu
Begitu deras sejukkan kerontang jiwa
Meski tak mampu pupus dahaga ku rasa
dahaga rindu akan tambatan cinta
Curahan berkah kembali mengguyur bumi-Mu
Begitu anggun tenangkan jiwa
Walau tetap tak mampu hapus resah ku kira
pada gelisah belai kasih tumpuan rindu
Curahan berkah kembali mengguyur bumi-Mu
Ku selipkan harap di antara derasnya
Semoga kembali bersatu jiwa
pada pohon segala rasa
Semoga rindu melepas dahaga
dalam sua tanpa cela
Semoga rintik sampaikan segala
bersama tahmid takbir semesta
Langganan:
Postingan (Atom)