Minggu, 05 September 2010

mungkinkah Engkau cemburu?

ku dengar Engkau sangat pencemburu
    tak rela Engkau jika selain-Mu alihkan hati

mungkinkah itu juga berlaku padaku?
Engkau cemburu
   anugerah-Mu begitu mengikat hatiku
       seakan kalahkan agung cinta-Mu

Engkau cemburu
  lalu, Kau perintahkan ia kembali
             ke sisi-Mu

kini ku hanya mohon perkenan-Mu
   perkenankan ia abadi di hatiku
    tanpa mesti palingkan hati dari-Mu
  perkenankan ia isi relungku
    dalam naungan cahaya kasih-Mu

Jumat, 03 September 2010

jangan tinggalkan jiwaku

engkau tahu
  dan aku pun tahu

engkau kini lebih mengerti
                      lebih memahami
beda baik dan buruk
            benar dan salah

benang tipis kebaikan dan keburukan
                    manfaat dan mudarat
bagiku
adalah garis jelas dan tegas
  bagimu
     saat ini

aku kabur dalam pandang
  antara baik dan buruk
        antara benar dan salah
              antara tepat dan melenceng

aku tahu saat ini
  engkau jauh lebih mengerti dan memahami
     akan kebenaran, ketulusan dan keikhlasan

dalam selangkah di depanku
  di hadapan bentangan masa menuju Sang Kuasa
dalam barzahmu
  sebelum zaman keabadian tiba
tentu engkau lebih mengerti hikmah
   dari pada aku yang masih menjejak bumi dunia

bantu aku untuk tetap di jalan menuju peran sempurna
  ingatkan aku saat terlena dan lupa
    tetaplah berada di dalam sana
bersamaku wujudkan cita

bersatu tangan di depan dada
melantun doa menata kata
 merajuk Ia Sang Maha Segala
agar amin menjadi jawabnya

Kamis, 02 September 2010

Lobang Menganga

tetap saja menganga lobang di dada
     meski telah hampa satu warsa
pilu yang masih saja mengalirkan ngilu
      pada langkah-langkah yang mesti ku pacu

tak ada yang mampu tutup lobang itu
    tidak ia, ia ataupun ia
hilang jiwa memang terasa
    meski hidup tak boleh putus asa

mencoba bersandar pada Sang Maha
    bukan untuk hilangkan luka
       karna memang tak pernah ada luka
hanya lobang menganga dalam jiwa

mencoba mengeluh hanya pada-Nya
    bukan untuk abaikan segala
        karna memang hanya Ia
yang mengerti sejatinya