lalu bagaimana mesti
saat pandangan tertutup benci
tentu yang ada hanya caci
tentu yang muncul hanya maki
tentu tak tersisa sanjung puji
tentu tak mungkin hadir sejati
lalu bagaimana mesti
saat hati diliput benci
cinta tak bertahta lagi
kasih kehilangan nyali
hanya aib yang dicari
sedang baik tak ditimbang lagi
lalu bagaimana mesti
ketika jiwa kehilangan hati
tak peduli saudara sendiri
selalu ada alasan untuk mencaci
bahkan atas nama Sejati
lalu bagaimana mesti
kembalikan cinta dalam hati
ketika diri dalam kuasa iri
saat jiwa berada dalam pelukan dengki
lalu bagaimana mesti
menjaga hati bersama nurani
saat ambisi dipandang jalan ilahi
ketika nafsu dianggap sejati
kala kuasa menjadi titik cari
lalu bagaimana mesti
oh....padaMu aku kembali
semoga perkenan senantiasa sertai
langkah dan hasrat diri
lalu bagaimana mesti
......
Tampilkan postingan dengan label jiwaku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jiwaku. Tampilkan semua postingan
Selasa, 23 Oktober 2018
Kamis, 21 Februari 2013
Ghirroh...
kadang anganku melambung setinggi gunung
lalu terjerembab kembali ke bawah gurun
sejuta harap selaksa ingin
silih berganti mengisi hati
saling berebut untuk menjadi aji
kadang mimpiku melejit ke angkasa rasa
lalu terpental ke lembah tak ber-asa
seribu kehendak sejuta cita
selang seling menembus rasa
kejar mengejar menuju wujud nyata
kadang anganku melambung setinggi gunung
lalu terjerambah kembali ke bawah gurun
kadang mimpiku melejit ke angkasa rasa
lalu terpental ke lembah tak ber-asa
silih berganti
selang seling
saling berebut
kejar mengejar
naik ke puncak
meluncur ke dasar
panas bergelora
lalu...
dingin membeku salju
kadang anganku melambung setinggi gunung
lalu terjerambah kembali ke bawah gurun
kadang mimpiku melejit ke angkasa rasa
lalu terpental ke lembah tak ber-asa
lalu terjerembab kembali ke bawah gurun
sejuta harap selaksa ingin
silih berganti mengisi hati
saling berebut untuk menjadi aji
kadang mimpiku melejit ke angkasa rasa
lalu terpental ke lembah tak ber-asa
seribu kehendak sejuta cita
selang seling menembus rasa
kejar mengejar menuju wujud nyata
kadang anganku melambung setinggi gunung
lalu terjerambah kembali ke bawah gurun
kadang mimpiku melejit ke angkasa rasa
lalu terpental ke lembah tak ber-asa
silih berganti
selang seling
saling berebut
kejar mengejar
naik ke puncak
meluncur ke dasar
panas bergelora
lalu...
dingin membeku salju
kadang anganku melambung setinggi gunung
lalu terjerambah kembali ke bawah gurun
kadang mimpiku melejit ke angkasa rasa
lalu terpental ke lembah tak ber-asa
Senin, 19 November 2012
aku mencintaimu
aku mencintaimu
sungguh mencintaimu
aku mencintai setiap kurangmu
aku mencintai segala lebihmu
aku mencintai semua yang pernah bersentuhan denganmu
aku mencintai seluruh yang pernah bersinggungan denganmu
aku mencintai setiap bagian dari dirimu
aku mencintai setiap pecahan dari dirimu
aku mencintai setiap apa yang engkau cintai
aku mencintai segala yang engkau ingini
aku mencintai segala yang engkau sukai
aku mencintai segala yang engkau lekatkan sebagai keinginan diri
aku mencintaimu
sungguh mencintaimu
tak pernah ku ragu
tak peduli orang berkata apa padaku
aku mencintaimu
sungguh mencintaimu
dalam utuh matahari jiwaku
aku mencintaimu....
sungguh mencintaimu
aku mencintai setiap kurangmu
aku mencintai segala lebihmu
aku mencintai semua yang pernah bersentuhan denganmu
aku mencintai seluruh yang pernah bersinggungan denganmu
aku mencintai setiap bagian dari dirimu
aku mencintai setiap pecahan dari dirimu
aku mencintai setiap apa yang engkau cintai
aku mencintai segala yang engkau ingini
aku mencintai segala yang engkau sukai
aku mencintai segala yang engkau lekatkan sebagai keinginan diri
aku mencintaimu
sungguh mencintaimu
tak pernah ku ragu
tak peduli orang berkata apa padaku
aku mencintaimu
sungguh mencintaimu
dalam utuh matahari jiwaku
aku mencintaimu....
Minggu, 05 September 2010
mungkinkah Engkau cemburu?
ku dengar Engkau sangat pencemburu
tak rela Engkau jika selain-Mu alihkan hati
mungkinkah itu juga berlaku padaku?
Engkau cemburu
anugerah-Mu begitu mengikat hatiku
seakan kalahkan agung cinta-Mu
Engkau cemburu
lalu, Kau perintahkan ia kembali
ke sisi-Mu
kini ku hanya mohon perkenan-Mu
perkenankan ia abadi di hatiku
tanpa mesti palingkan hati dari-Mu
perkenankan ia isi relungku
dalam naungan cahaya kasih-Mu
tak rela Engkau jika selain-Mu alihkan hati
mungkinkah itu juga berlaku padaku?
Engkau cemburu
anugerah-Mu begitu mengikat hatiku
seakan kalahkan agung cinta-Mu
Engkau cemburu
lalu, Kau perintahkan ia kembali
ke sisi-Mu
kini ku hanya mohon perkenan-Mu
perkenankan ia abadi di hatiku
tanpa mesti palingkan hati dari-Mu
perkenankan ia isi relungku
dalam naungan cahaya kasih-Mu
Selasa, 20 Juli 2010
jiwaku ada bersamamu
seluruh hasrat luruh
segala niat lumpuh
kobar semangat padam
kini tinggal kegelapan
terbawa semua dalam tiada
hanyut pada aliran jiwa
bersama belahan di alam sana
engkau sebab di balik segalaku
engkau alasan semua hadirku
engkau segala bagi jiwaku
mencoba berpasrah pada Sang Kuasa
bukan untuk melupakan semua
bukan untuk menegasikan segala
mencoba pasrah pada Sang Kuasa
sebagai jalan hadang badai menerpa
bukan untuk mengganti jiwa
segala niat lumpuh
kobar semangat padam
kini tinggal kegelapan
terbawa semua dalam tiada
hanyut pada aliran jiwa
bersama belahan di alam sana
engkau sebab di balik segalaku
engkau alasan semua hadirku
engkau segala bagi jiwaku
mencoba berpasrah pada Sang Kuasa
bukan untuk melupakan semua
bukan untuk menegasikan segala
mencoba pasrah pada Sang Kuasa
sebagai jalan hadang badai menerpa
bukan untuk mengganti jiwa
Langganan:
Postingan (Atom)