makin kurasakan
betapa besar kasih-Mu
padaku
degub rindu bertalu
menghatam dinding
hatiku
berbalut penyebutan asma-Mu
gelora untuk bertemu
separu jiwa
berujung pada seuntai do'a
demi kemurahan-Mu
semakin berat rindu
menekan dadaku
semakin rapuh aku
dan mesti
menunduk pada-Mu
hanya pada-Mu
Minggu, 19 Juni 2011
betapa berartinya engkau bagiku
makin terasa hadirmu
di tiap langkahku
kurasakan gelayut manja
di tiap gerak lenganku
kurasakan belai lembut
di tiap desir kulit ragaku
kulihat sungging senyum
di tiap kedip mataku
kudengar lembut suara
halus sapa
di tiap bunyi yang menembus gendangku
kuresapi desahmu
di tiap desah nafasku
makin nyata hadirmu
di tiap lekuk jiwaku
istana indah di hatiku
tetap megah karna hadirmu
kehangatan mengaliri lekuk tubuh
dari hangat cintamu
semilir sejutkan jiwa
dari hembusan nafas rindu
padamu
di tiap langkahku
kurasakan gelayut manja
di tiap gerak lenganku
kurasakan belai lembut
di tiap desir kulit ragaku
kulihat sungging senyum
di tiap kedip mataku
kudengar lembut suara
halus sapa
di tiap bunyi yang menembus gendangku
kuresapi desahmu
di tiap desah nafasku
makin nyata hadirmu
di tiap lekuk jiwaku
istana indah di hatiku
tetap megah karna hadirmu
kehangatan mengaliri lekuk tubuh
dari hangat cintamu
semilir sejutkan jiwa
dari hembusan nafas rindu
padamu
Rabu, 15 Juni 2011
mensyukuri cinta
menikmati detak yang tetap berdegub
mendegub nama pada dinding hati
memahat sejuta indah
tampilkan selaksa megah
menikmati getar yang masih menjalar
alirkan segenap rasa ke sekujur badan
isi tiap jaringan dengan lukisan makna
dari sebaris nama delapan aksara
menikmati berkas cahaya di ujung relung jiwa
terangi lekuk-lekuk istimewa
memantul cahaya gemerlap sukma
mempesona tiap hati yang mampu melihatnya
menikmati apa yang tlah menyatu di jiwa
berdiam abadi dalam istana hati
seberkas cahaya cinta pasangan jiwa
anugerah terindah yang pernah ada
menikmati kebersatuan tak kenal masa
setelah raga tak lagi bersua
tak ada lagi aku dan dia
jiwa kami lebur dalam satu raga
mendegub nama pada dinding hati
memahat sejuta indah
tampilkan selaksa megah
menikmati getar yang masih menjalar
alirkan segenap rasa ke sekujur badan
isi tiap jaringan dengan lukisan makna
dari sebaris nama delapan aksara
menikmati berkas cahaya di ujung relung jiwa
terangi lekuk-lekuk istimewa
memantul cahaya gemerlap sukma
mempesona tiap hati yang mampu melihatnya
menikmati apa yang tlah menyatu di jiwa
berdiam abadi dalam istana hati
seberkas cahaya cinta pasangan jiwa
anugerah terindah yang pernah ada
menikmati kebersatuan tak kenal masa
setelah raga tak lagi bersua
tak ada lagi aku dan dia
jiwa kami lebur dalam satu raga
Langganan:
Postingan (Atom)