Ya Allah...
mohon terbitkan cahaya di hati
pancarkan cahaya di wajah
di telinga
di mata
di lisan
terangi depan
belakang
kanan dan
kiri
anugerahkan terang untuk tiap urusan
nyalakan pelita di sepanjang perjalanan
anugerahkan untukku cahaya-Mu
Sabtu, 10 September 2011
Jumat, 09 September 2011
istighfar
aku hanyalah hamba yang terlalu asyik melakukan dosa
meski naluriku sangat ingin bertaubat kepada-Mu
aku hanyalah hamba yang penuh luka jiwa
memerah berdarah akibat goresan dosa
aku hanyalah hamba yang terlena dalam jerat kemaksiatan
tertatih mencoba keluar menuju cahaya
aku hanyalah hamba yang sakit dalam jiwa
berlumur lumpur kubangan kotor nafsu dunia
aku hanyalah hamba yang buta dalam kelam gulita
mencari setitik berkas cahaya
aku hanyalah hamba yang terlalu banyak lupa
salah pilih atas apa yang jadi prioritasnya
aku hanyalah hamba yang terkungkung dalam raga nafsu
meski nurani berontak setiap waktu
aku hanyalah hamba yang penuh dengan noda
mencoba keluar dari keruh air menuju telaga
aku hanyalah hamba yang terlalu sering melakukan dosa
meski nurani begitu ingin untuk bertobat saja
aku hanyalah hamba yang tak layak meminta
kepada-Mu Sang Maha Cahaya
aku hanyalah hamba yang merindu jiwa
bersih suci bening laksana kaca
dan pada-Mu ku coba sandarkan semua
meski naluriku sangat ingin bertaubat kepada-Mu
aku hanyalah hamba yang penuh luka jiwa
memerah berdarah akibat goresan dosa
aku hanyalah hamba yang terlena dalam jerat kemaksiatan
tertatih mencoba keluar menuju cahaya
aku hanyalah hamba yang sakit dalam jiwa
berlumur lumpur kubangan kotor nafsu dunia
aku hanyalah hamba yang buta dalam kelam gulita
mencari setitik berkas cahaya
aku hanyalah hamba yang terlalu banyak lupa
salah pilih atas apa yang jadi prioritasnya
aku hanyalah hamba yang terkungkung dalam raga nafsu
meski nurani berontak setiap waktu
aku hanyalah hamba yang penuh dengan noda
mencoba keluar dari keruh air menuju telaga
aku hanyalah hamba yang terlalu sering melakukan dosa
meski nurani begitu ingin untuk bertobat saja
aku hanyalah hamba yang tak layak meminta
kepada-Mu Sang Maha Cahaya
aku hanyalah hamba yang merindu jiwa
bersih suci bening laksana kaca
dan pada-Mu ku coba sandarkan semua
Kamis, 08 September 2011
catatan pagi
tak juga mampu ku tundukkan ego
tak juga mampu ku kendalikan nafsu
tak juga dapat ku kenali diri
masih saja ku agungkan angkuh diri
merasa jauh lebih baik setiap hari
merasa telah berbuat banyak bagi aktualisasi
merasa suci mesti tahu hanya ilusi
masih saja ku takluk pada ego nafsu
merasa surga semakin mendekat saja
merasa cahaya tlah memancar dari raga
merasa telah masuki relung-relung cahaya
padahal lidah terlalu kelu mengucap dzikir pada-Nya
kapan lagi....
suatu saat nanti.....
semoga........
akhirnya.........
tak juga mampu ku kendalikan nafsu
tak juga dapat ku kenali diri
masih saja ku agungkan angkuh diri
merasa jauh lebih baik setiap hari
merasa telah berbuat banyak bagi aktualisasi
merasa suci mesti tahu hanya ilusi
masih saja ku takluk pada ego nafsu
merasa surga semakin mendekat saja
merasa cahaya tlah memancar dari raga
merasa telah masuki relung-relung cahaya
padahal lidah terlalu kelu mengucap dzikir pada-Nya
kapan lagi....
suatu saat nanti.....
semoga........
akhirnya.........
Langganan:
Postingan (Atom)