semoga tak ada sombong terselip
dalam baju bernama kesederhanaan
berharap tak ada angkuh menyusup
dalam jubah ketawadluan
semoga diberi kuat untuk menjaga
kobar api bakar benih ketakaburan
kadang memang terlalu halus
sombong menyelinap dalam kesederhanaan
angkuh membaur di tengah lahir ketawadluan
saat dada tiba-tiba mengembang
kala hidung tiba-tiba menggembung
ketika jiwa tiba-tiba serasa mengangkasa
merasa lebih baik dari lainnya
seakan lebih bijak dari sesama
seperti menjadi akhir dari bijaksana
semoga kesahajaan mampu membakar
benih-benih kesombongan
berharap keikhlasan tetap menjadi inti perjalanan
amin
Jumat, 25 Mei 2012
Kamis, 17 Mei 2012
ketika tak ada lagi daya
menekuri alunan alam
lewat hembusan yang tak lagi nyaman
merenungi nyanyian malam
dalam hening yang kian mencekam
aku luruh dalam ketakberdayaan
hilang sudah segala angkuh dan kesombongan
kaki lumpuh seakan tanpa tulang
tangan tak lagi mampu digerakkan
tanpa daya
tanpa tenaga
hanya harap yang masih tersisa
sebagai titik cahaya dalam jiwa
hanya mimpi yang masih abadi
menunggu wujud tanpa henti
pada-Mu aku berserah
agar aku tak hilang arah
pada-Mu aku menunduk
agar aku tak hilang bentuk
pada-Mu aku memuji
agar aku sampai sejati
lewat hembusan yang tak lagi nyaman
merenungi nyanyian malam
dalam hening yang kian mencekam
aku luruh dalam ketakberdayaan
hilang sudah segala angkuh dan kesombongan
kaki lumpuh seakan tanpa tulang
tangan tak lagi mampu digerakkan
tanpa daya
tanpa tenaga
hanya harap yang masih tersisa
sebagai titik cahaya dalam jiwa
hanya mimpi yang masih abadi
menunggu wujud tanpa henti
pada-Mu aku berserah
agar aku tak hilang arah
pada-Mu aku menunduk
agar aku tak hilang bentuk
pada-Mu aku memuji
agar aku sampai sejati
Selasa, 15 Mei 2012
malamku
malam-malamku adalah
kerinduan untuk mencandaimu
membelaimu
menguraimu
mencumbumu
berselimut dingin
hendak ku hangatkan tubuh kita
dengan gelora yang mengalir dalam nadi
gejolak yang berkobar di dada
untuk berpadu dalam cinta
malam-malamku adalah
keheningan penantian panjang
akan aroma tubuhmu
usapan tanganmu
sentuhan lembut bibirmu
malam-malamku serasa begitu panjang
hingga seakan tak ada lagi pagi
malam-malamku adalah
kerinduan yang tak pernah mengharap pagi
sebelum...
hadirmu temaniku di suatu malam
entah kapan....
kerinduan untuk mencandaimu
membelaimu
menguraimu
mencumbumu
berselimut dingin
hendak ku hangatkan tubuh kita
dengan gelora yang mengalir dalam nadi
gejolak yang berkobar di dada
untuk berpadu dalam cinta
malam-malamku adalah
keheningan penantian panjang
akan aroma tubuhmu
usapan tanganmu
sentuhan lembut bibirmu
malam-malamku serasa begitu panjang
hingga seakan tak ada lagi pagi
malam-malamku adalah
kerinduan yang tak pernah mengharap pagi
sebelum...
hadirmu temaniku di suatu malam
entah kapan....
Langganan:
Postingan (Atom)