Rabu, 06 Juni 2012

tanyakan dan renungkan kembali

mesti bertanya kembali
apa yang melandasi keinginan hati
apa yang ada di balik hasrat mimpi

masihkah utuh penuh seperti
   saat pertama kali
masihkah hanya inginkan kebaikan
   terbagi
masihkah tertuju pada pengabdian diri

atau...
sudahkah menjadi ambisi pribadi
sudahkah menjadi keinginan agungkan diri
sudahkan berubah menjadi pemujaan diri

pertanyakan kembali
letupan-letupan hasrat penggerak jati
masihkah ikhlas mengaliri
masihkah tulus menjadi nadi

pertanyakan kembali...
kala merasa sudah menjadi bagian diri
merasa bisa
   merasa mampu
     merasa kuat
       merasa hebat
         merasa baik
           merasa ......

ingatlah kembali
bahwa merasa tidaklah sama dengan aslinya
merasa bisa
tidaklah sama dengan bisa
merasa mampu
tidaklah sama dengan mampu
merasa kuat
tidaklah sama dengan kuat
merasa hebat
tidaklah sama dengan hebat
merasa baik
tidaklah sama dengan baik

bahkan mungkin malah sebaliknya
merasa bisa
bisa saja bermakna tidak bisa
merasa mampu
bisa saja berarti tidak mampu
merasa kuat
mungkin malah berarti tidak punya kekuatan
merasa hebat
mungkin saja bermakna penuh kelemahan
merasa baik
bisa saja berarti sama sekali tidak baik...

pertanyakan kembali...
renungkan kembali...
sebelum segalanya menjadi
basi.....

Minggu, 03 Juni 2012

lihat ke dalam

tak tahu sebenarnya
makna di balik tiap tetes ini

kesedihan
   kekecewaan
      penyesalan
ataukah
   keangkuhan?

beragam bercampur
   menyatu dalam kekaburan

sedih
   kecewa
      perih
          menyesal
tapi kenapa selalu berakhir
   dengan bangga?

merintih
   menangis
      meratap
mencoba menyapu
segala noda
namun kenapa selalu berakhir
    dengan merasa lebih baik dari lainnya?

noda dicuci dengan noda
   dosa dibasuh dengan dosa
kapankah cermin menjadi cahaya?
      

Selasa, 29 Mei 2012

akui saja dan belajarlah...

ketika kau bilang tak apa-apa
sebenarnya disitulah masalahnya
saat kau bilang terserah
di situ pula ada masalah
kala kau katakan aku ikhlas
maka yang membayang hanya bias

legawa
   ikhlas
      tak apa-apa
tak pernah terucap lewat kata
tak pernah perlu mendengar puja
tak pernah perlu diakui sekitarnya
namun,
   mewujud dalam nyata
    mengalir bersama hawa
     
tak ada ikhlas
tak ada legawa
jika masih perlu kata untuk
   ungkapkannya
karna seringkali kata
  membuktikan sebaliknya...