Minggu, 21 Oktober 2012

sebuah do'a baginya

ku serahkan gundahku pada-Mu
ku kembalikan harapku pada-Mu
Engkau yang membolak-balikkan hati
Engkau yang menggerakkan jiwa
Engkau yang mencondongkan sukma
Engkau yang menitipkan rasa
Engkau yang Maha Memelihara

Jagalah hatinya tetap menunduk-Mu
Jagalah jiwanya tetap mengarah pada-Mu
Jagalah sukmanya pada cinta-Mu
Jagalah rasa mengabdi pada-Mu
Peliharalah segalanya tetap di garis-Mu

Balikkan hati ke arah takdir terbaiknya
Arahkan jiwa ke jalan kesempurnaannya
Condongkan sukma pada muasalnya
Titipkan rasa pada penerima amanatnya
Abadikan semua dalam garis kehendak-Mu

Do'aku pagi ini....
harapkan kabul sebagai jawab-Mu

amin...
 

Sabtu, 20 Oktober 2012

Coba evaluasi

ayat-ayat-Mu masih terdengar merdu
dari corong-corong langgar dan masjid kampung
oleh para abdi dalam balut sederhana jiwa
kesederhanaan yang memungkinkan mereka
mendawamkan daras ayat-ayat-Mu

Di kamarku aku tetap saja tak mampu
mendaras ayat-ayat tertulis-Mu
apalagi ayat-ayat terhampar-Mu

Terpuruk aku akan kebimbangan atas garis-Mu
apa yang kuanggap yakin mulai ku ragu
terbelit ingin untuk pastikan sesuatu
meski ku tahu itu bukanlah hakku

Lantunan ayat-ayat dari langgar dan masjid
kembalikanku pada nyata
akan pentingnya renungi makna
      bukan sekedar baca
akan hidup yang mesti jelas arahnya
     tertera dalam firman-firman terbaca

Rabu, 17 Oktober 2012

Jelang Senja

pada-Mu kembali aku mengadu
akan resah, gelisah, dan bimbangku
akan berat yang seakan pundakku tak mampu

Semua berawal dari-Mu
maka Engkaulah yang akan mengakhirinya
semua tumbuh karena-Mu
maka Engkaulah yang akan merawatnya
semua muncul atas ijin-Mu
maka Engkaulah yang akan menyelesaikannya

harapku hanya
agar inginku sejalan dengan kehendak-Mu
agar mimpiku berada dalam garis takdir-Mu
agar do'aku jalan bagi pemenuhan peranku