Kamis, 13 Desember 2012

Rindu...

rindu membawaku kemari
ke istana cahaya tempat engkau bertahta
tak ada raga berkeliaran
tak ada tanah berjalan
segala rendah tlah ditinggalkan
tinggal jiwa yang telah melepaskan raga

rindu membawaku ke sini
ke tempat lumpur menjadi surya
memancar hangat terangi semesta
di mana detak berasal mula

rindu membawaku kemari
ke keindahan tiada tara
yang tak pernah kubayangkan sebelumnya

rindu membawaku ke tempat ini
tempat cahaya berpendaran
tempat jiwa-jiwa bertemu ketenangan
tempat sukma-sukma bergandeng kebahagiaan

rindu membawaku ke sini
istana khusus bagi pertemuan sang pecinta dan kekasihnya
tanpa ruang
      tanpa waktu
               tanpa sekat
                      tanpa batas
hanya menyatu
                berpadu
                    larut sirna dalam kebersamaan
menjadi sempurna dalam kebersatuan

rindu membawaku ke sini
ke tempat para pecinta menemui sempurna

Senin, 10 Desember 2012

kembali tentang Cinta

Cinta adalah alasan keberadaan segala
tak pernah sirna dari jiwa
meski raga telah berganti rupa

Cinta adalah nama lain dari kehidupan
tak ada kehidupan jika cinta sirna
boleh saja kebencian berada di mana-mana
namun di hati pasti tetap akan ada cinta

Cinta adalah kehangatan yang menenangkan jiwa
kedamaian yang menghapus gundah gulana
Cinta hadir apa adanya
tanpa syarat tanpa tuntutan
tanpa paksaan tanpa keberatan
memberi tanpa meminta

Cinta adalah aliran jiwa
berhulu pada Keagungan Tuhan
bermuara pada penghambaan

Jangan katakan cinta jika engkau mencintai setelah menuntut perubahan
karena tuntutan adalah sebuah perjanjian, sebuah kesepakatan
dan tidak pernah ada perjanjian dalam cinta
tidak pernah ada untung rugi dalam cinta

Cinta adalah merelakan bukan memaksakan
Cinta adalah melepaskan bukan membuat ikatan
Cinta adalah kesejatian bukan kepura-puraan

Minggu, 09 Desember 2012

Rinduku...

ku dudukkan rindu
      di singgasana hatiku
tenang anggun
      dalam segala agungnya

desahnya datangkan gelombang
keluhnya undang gelegar halilintar
hasratnya hadirkan badai topan
       sepanjang masa

di atas singgasana ia bertahta
memendar cahaya
         menuju cahaya...