mudah bilang
tinggal pasrah
berserah
tundukkan wajah
di hadapan ilah
ringan berucap
bersabarlah
tawakkallah
semua adalah kehendak
dari Sang Pemilik Kehendak
aku pun ingin seperti itu
tak terbersit ingin menentang takdir
namun sakit
perih
nyeri
adalah bukti
kemanusiaan kita
pencarianku juga ketundukan
pada Ia yang Maha Kekuatan
tapi sedih
kecewa
bimbang
adalah hiasan
bagi kesempurnaan kemanusiaan
Tampilkan postingan dengan label asa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label asa. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 04 Juni 2011
Rabu, 18 Mei 2011
doa dan asa
sungguh berat menjadi diri
berdiri tegak di tengah hari
tatap masa depan yang mandiri
tundukkan hati di bawah duli
luluhkan jati ke hadirat Ilahi
singkirkan hasrat akibat peduli
pada nilai-nilai kanan kiri
ingin saja terus berlari
songsong takdir di ujung hari
sambut tetap sepenuh hati
ingin terus tetap tunduk
meski dada penuh kecamuk
biar sombong jadi remuk
ubah batu jadi tawadhu'
berdiri tegak di tengah hari
tatap masa depan yang mandiri
tundukkan hati di bawah duli
luluhkan jati ke hadirat Ilahi
singkirkan hasrat akibat peduli
pada nilai-nilai kanan kiri
ingin saja terus berlari
songsong takdir di ujung hari
sambut tetap sepenuh hati
ingin terus tetap tunduk
meski dada penuh kecamuk
biar sombong jadi remuk
ubah batu jadi tawadhu'
Rabu, 27 April 2011
jalan menuju harapan
meretas jalan menuju harapan
membuka rimba menuju asa
dahului fajar melangkah ke depan
setelah tunduk di hadap Tuhan
diiring sinar terang harapan
disinar mentari pagi menghangatkan
dihembus sejuk sepoi kesegaran
tinggalkan saja di belakang
segala beban di ujung malam
tak usah bawa segala risauan
taruh saja di dipan pembaringan
membuka rimba menuju asa
dahului fajar melangkah ke depan
setelah tunduk di hadap Tuhan
diiring sinar terang harapan
disinar mentari pagi menghangatkan
dihembus sejuk sepoi kesegaran
tinggalkan saja di belakang
segala beban di ujung malam
tak usah bawa segala risauan
taruh saja di dipan pembaringan
Senin, 28 Juni 2010
Tiadamu dan harapanku
aku masih ragu
akan langkah-langkahku
belum terbiasa aku
berjalan tanpamu
aku masih bimbang
dalam tiap timbang
tak pernah aku kepikiran
pergi jiwa sang belahan
aku masih gundah
dalam tentukan arah
meski sering kau berpasrah
tiadamu sirnakan segala arah
aku masih meradang
menerawang alam kenang
mengingat segala kejadian
dalam peluk kebersamaan
aku masih pilu
serasa berhenti sang waktu
yang ada hanya kelu
diam ungkap semua itu
rindu cinta menggumpal
menekan keras beban badan
harap jumpa di padang amal
satukan jiwa dalam kedamaian
akan langkah-langkahku
belum terbiasa aku
berjalan tanpamu
aku masih bimbang
dalam tiap timbang
tak pernah aku kepikiran
pergi jiwa sang belahan
aku masih gundah
dalam tentukan arah
meski sering kau berpasrah
tiadamu sirnakan segala arah
aku masih meradang
menerawang alam kenang
mengingat segala kejadian
dalam peluk kebersamaan
aku masih pilu
serasa berhenti sang waktu
yang ada hanya kelu
diam ungkap semua itu
rindu cinta menggumpal
menekan keras beban badan
harap jumpa di padang amal
satukan jiwa dalam kedamaian
Minggu, 30 Mei 2010
tentang asaku
ku coba tetap melangkah
meski penuh ragu
ku coba tetap tengadah
meski dengan malu
ku coba tersenyum
meski linang tetap mengalir
ku coba tegak berdiri
meski kaki serasa lumpuh
di tengah padang kini ku rasa
hanya hamparan luas membentang
tanpa tetumbuhan hanya gersang meradang
menyengat kaki tempat pijakan
tanpa ranting dahan sebagai pegangan
ketika lemas tak tertahankan
ketika sendi tak lagi punya kekuatan
hanya satu asa masih terbilang
sejuk limpahan anugerah Tuhan
damai hati dalam peluk ketetapan
teguh iman dalam tapak perjalanan
rahmat Tuhan yang kalahkan kemurkaan
meski penuh ragu
ku coba tetap tengadah
meski dengan malu
ku coba tersenyum
meski linang tetap mengalir
ku coba tegak berdiri
meski kaki serasa lumpuh
di tengah padang kini ku rasa
hanya hamparan luas membentang
tanpa tetumbuhan hanya gersang meradang
menyengat kaki tempat pijakan
tanpa ranting dahan sebagai pegangan
ketika lemas tak tertahankan
ketika sendi tak lagi punya kekuatan
hanya satu asa masih terbilang
sejuk limpahan anugerah Tuhan
damai hati dalam peluk ketetapan
teguh iman dalam tapak perjalanan
rahmat Tuhan yang kalahkan kemurkaan
Langganan:
Postingan (Atom)