wangi bunga jeruk depan rumah
menebar wangi menembus dinding kayu
ku hirup dalam-dalam
mata terpejam
berjalan susuri lorong waktu
menuju saat kau belai daun
dengan senyum harapan akan kembang
berakhir pada buah siap dimakan
badan tergetar
lintasi ruang lintas alam
menuju waktu itu
saat kau katakan padaku
engkau segalanya bagiku
keringat bercucuran
tembus hijab antar zaman
menuju saat kau ceritakan padaku
bahwa tanaman juga butuh kasih sayang
masih saja mata terpejam
badan tergetar
keringat bercucuran
masih saja ku hidup dalam-dalam
aroma kembang jeruk di halaman depan
Tampilkan postingan dengan label tentangmu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tentangmu. Tampilkan semua postingan
Kamis, 25 Oktober 2012
Jumat, 05 Maret 2010
Denyutku
detak itu hadir lagi
berdenyut dalam dadaku
menjalar ke sekujur nadiku
denyut itu kembali lagi
mengalir dalam darahku
menggetarkan jantungku
detak cintaku
denyut rinduku
berdenyut dalam dadaku
menjalar ke sekujur nadiku
denyut itu kembali lagi
mengalir dalam darahku
menggetarkan jantungku
detak cintaku
denyut rinduku
Langganan:
Postingan (Atom)