turuti rasa hati
aliran sepanjang sungai nadi
ikuti apa kata jiwa
rasakan makna kata cinta
biarlah badan memendam
biarlah pikiran menyimpan
rindu ini takkan tergantikan
cinta hanya berakhir di keabadian
padamu aku relakan
untukmu aku berikan
Jumat, 06 April 2012
Rabu, 04 April 2012
masa merindu
ada saat ketika ku benar-benar merindumu
ketika nafas mendesirkan namamu
saat darah mengalir mengeja huruf-hurufmu
ada masa ketika rindu begitu menggebu
pada desah dari bibirmu
pada belai dari telapakmu
pada aroma memancar dari tubuhmu
ada waktu ketika ku tak lagi mampu
berpura ku tak membutuhkanmu
berlaku seakan tegar di hadap rindu
aku masihlah tetap sebagaimana dulu
menangis di tengah sunyi untuk mengadu
agar rindu segera terjamu
di atas altar...
....mengharu biru...
ketika nafas mendesirkan namamu
saat darah mengalir mengeja huruf-hurufmu
ada masa ketika rindu begitu menggebu
pada desah dari bibirmu
pada belai dari telapakmu
pada aroma memancar dari tubuhmu
ada waktu ketika ku tak lagi mampu
berpura ku tak membutuhkanmu
berlaku seakan tegar di hadap rindu
aku masihlah tetap sebagaimana dulu
menangis di tengah sunyi untuk mengadu
agar rindu segera terjamu
di atas altar...
....mengharu biru...
Senin, 02 April 2012
Syarifa
segala rindu ku sampaikan padamu, duhai kekasih
selaksa cinta ku persembahan bagimu, wahai permata jiwa
bersama hembus dan rintik
dalam desir halus menghembus
dalam debur abadi pantai hati
tak akan lekang di telan zaman
tak akan lapuk dalam putaran waktu
tak akan putus dalam perlintasan antar alam
segenap rindu padamu
sepenuh cinta bagimu
kekasih tak kenal waktu
permata tak terbatas masa
SYARIFA ULYA...
selaksa cinta ku persembahan bagimu, wahai permata jiwa
bersama hembus dan rintik
dalam desir halus menghembus
dalam debur abadi pantai hati
tak akan lekang di telan zaman
tak akan lapuk dalam putaran waktu
tak akan putus dalam perlintasan antar alam
segenap rindu padamu
sepenuh cinta bagimu
kekasih tak kenal waktu
permata tak terbatas masa
SYARIFA ULYA...
Langganan:
Postingan (Atom)