Tampilkan postingan dengan label rinduku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rinduku. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Agustus 2014

rindu....

kembali merindumu
di malam-malam sunyiku
kadang serasa hampa
kadang serasa sirna
menggigil seluruh tubuh dan jiwa
dingin dalam rindu tanpa masa
belai yang menyeruak dalam hayal raga
kembali membadai bekukan sukma
hangat sentuh pada pori-pori muka
alirkan dahsyat gelombang cinta
padamu aku merindu
padamu aku mencinta
padamu aku mengharap
hadir dalam wujud beda
menyatu dalam raga beda
entah raga siapa
entah lagi dimana
entah kapan waktunya
aku hanya berharap
semoga segera
pada raga yang denyutku pun berdetak serupa
yang kadang hampir tak lagi 'srenta'
untuk memeluk dan menciuminya

Minggu, 28 April 2013

engkau bagiku...

lalu....
bagaimana mampu ku nikmati segala keindahan
tanpa engkau di depanku
engkaulah cahaya
sinar keindahan yang mencerahkan mataku
mengajariku akan seluruh keindahan pandangan

lalu....
bagaimana aku mampu mencerna seluruh wangi aroma
tanpa engkau di sisiku
engkaulah wangi
aroma yang menghidupkan indera penciumanku
mengajariku akan nikmat seluruh wangi bunga dan ratna

lalu...
bagaimana aku dapat mengucap syair sajakku
jika engkau tak lagi temaniku
engkaulah kata yang meluncur dari lisanku
tanpamu
hanya bisa yang mendesis dari lisankku

lalu...
bagaimana aku bisa pergi dan menjauh darimu
engkaulah aroma nafasku
mendetak jantung hidupku
tanpamu ketiadaan nafasku
lalu....
bagaimana aku hidup saat nafasku berhenti

lalu...
bagaimana aku mampu memisahkan hatiku dari hatimu
saat hati kita telah menyatu
engkau adalah aku
aku adalah kamu

lalu....
cinta kita adalah satu
utuh dan penuh
sempurna tanpa cela
putih tanpa noda


Kamis, 06 September 2012

Do'aku malam ini

ya Allah, Sang Maha Cinta
Engkau yang menanam benih cinta
     mengakar kuat dan berkembang dalam jiwa
Engkau yang menebar rindu
     pada tiap sudut-sudut kalbu
Engkau yang tetapkan yakin
     akan abadi cinta di batin

Ya Allah, Sang Pemilik segala rindu
sebagaimana masih Engkau perkenankan aku
        rasakan gelora dan gelombang rindu
maka mohonku pada-Mu
perkenankan bangkit jiwaku
dalam wujud siapa pun yang Engkau mau
agar uluran tangan penuh rindu
      tersambut kembali lengan kalbu
      dalam genggam penuh syahdu

atau.....
jika tak ada perkenan-Mu
mohonku pada-Mu
    perkenankan jiwa abadi di jiwaku
    perkenankan cinta memancar di kalbu
    perkenankan belahan jiwa bersemayam abadi di hatiku
agar tak perlu lagi aku merindu
agar tak perlu lagi aku mengharap genggaman jiwaku
     dalam wujud siapapun yang Engkau mau

ya Allah, Sang Penguasa Hati
aku hanya berharap diri
mampu terima apapun yang terjadi
sebagai karunia yang mesti ku syukuri

amin...

Rabu, 04 April 2012

masa merindu

ada saat ketika ku benar-benar merindumu
   ketika nafas mendesirkan namamu
   saat darah mengalir mengeja huruf-hurufmu

ada masa ketika rindu begitu menggebu
    pada desah dari bibirmu
    pada belai dari telapakmu
    pada aroma memancar dari tubuhmu

ada waktu ketika ku tak lagi mampu
   berpura ku tak membutuhkanmu
   berlaku seakan tegar di hadap rindu

aku masihlah tetap sebagaimana dulu
   menangis di tengah sunyi untuk mengadu
   agar rindu segera terjamu
     di atas altar...
      ....mengharu biru...

Rabu, 07 Desember 2011

untukmu

tak ada akhir bagi rindu
      padamu
tak ada padam bagi nyala cinta
      untukmu
abadi di hati
  selamanya jiwa

Minggu, 09 Mei 2010

ku hanyut di dalammu

Ku turuti maumu
biar larut dalam alirmu
Ku ikuti inginmu
biar padu dalam arusmu

   ku percaya padamu
   akan baiknya arahku
   ku percaya padamu
   akan jalan pilihanmu

yakinku padamu
sepenuh hatiku
jalan di depan kita
 pasti ada ujung
      ujung yang akan sampaikan
        pada tujuan
     ujung yang akan berakhir
       dengan pertemuan

ku ikuti saja maumu
ku yakin kan bertemu
   dengan jawabmu
semua kini di tanganmu
                        dalam kuasamu
tentu saja atas kehendak Tuanmu

bukankah begitu???
rinduku....

Senin, 19 April 2010

Rindu...

kini...
rinduku tanpa batas
    tak perlu menunggu jawab
    tanpa tepi dalam sebuah pertemuan

kini...
rinduku tanpa batas
    semakin dalam seiring perjalanan zaman
    tanpa pernah menyerah pada segala rintangan

kini...
rinduku tanpa batas
    merangkai syair mengindahkan kata
    melukis hati dengan kemegahan jiwa

kini...
rinduku tanpa batas
    tak lagi rencanakan pertemuan
       meski tetap menjadi harapan

kini...
rinduku tanpa batas
    ruang waktu lepas
       tak lagi mengikat

kini...
rinduku tanpa batas
      dalam serah pasrah
      dalam tunduk luruh
         menyandar pada Pemilik Segala

kini...
rinduku tanpa batas
     tiap hening adalah harapan
     dalam gulita kuatkan keinginan
        akan pertemuan yang diijinkan