Kata orang ini hari pertama tahun baru
mesti disambut dan dirayakan
mesti digunakan untuk bersenang-senang
mesti dimanfaatkan untuk melepas segala kepenatan
aku bertanya
apa yang kita sambut?
apa yang kita rayakan?
mengapa kita mesti bersenang-senang?
kepenatan apa yang dilepaskan?
bukankah tahun baru sama dengan semakin dekatnya waktu?
semakin berkurang kesempatan kita untuk melakukan sesuatu?
semakin dekat kita dengan batas peran yang kita mainkan?
aku bertanya
tidakkah lebih baik kita sambut bergulirnya waktu dengan muhasabah?
menghitung dan memilah seberapa kecil kemanfaatan yang telah kita lakukan
menganalisa dan merenungkan seberapa banyak kesia-siakan yang kita turutkan
Selamat tahun baru kawanku,
semoga kita senantiasa mengingat waktu
semoga kita senantiasa tak menyiakan waktu
semoga kita senantiasa memaksimalkan waktu
semoga....
Minggu, 01 Januari 2017
Sabtu, 31 Desember 2016
aku rindu
aku rindu pada setiap keadaan yang menggetarkan
aku rindu pada setiap peristiwa yang mendegubkan
aku rindu pada setiap kejadian yang menggugahkan
aku rindu pada setiap keinginan yang menggairahkan
aku rindu pada setiap detakan yang membangkitkan
aku rindu pada setiap tarikan yang merangksang
aku rindu pada setiap keberanian yang penuh pertanggungjawaban
aku rindu pada setiap kekhawatiran yang berakhir pada ketundukan
aku rindu pada setiap ketakutan yang mendekatkan
aku rindu pada setiap ketakberdayaan yang menyambungkan
aku rindu pada setiap langkah menuju kesejatian
aku rindu pada......
aku rindu.......
aku.....
aku rindu pada setiap peristiwa yang mendegubkan
aku rindu pada setiap kejadian yang menggugahkan
aku rindu pada setiap keinginan yang menggairahkan
aku rindu pada setiap detakan yang membangkitkan
aku rindu pada setiap tarikan yang merangksang
aku rindu pada setiap keberanian yang penuh pertanggungjawaban
aku rindu pada setiap kekhawatiran yang berakhir pada ketundukan
aku rindu pada setiap ketakutan yang mendekatkan
aku rindu pada setiap ketakberdayaan yang menyambungkan
aku rindu pada setiap langkah menuju kesejatian
aku rindu pada......
aku rindu.......
aku.....
Minggu, 25 Desember 2016
adakah yang bermain api?
Adakah yang sengaja mengumpulkan ranting-ranting kering di negeri ini
Menebarkannya di sekitar kita
Hingga tangan kita kadang gatal untuk segera menyalakan korek api untuk
membakarnya
Semua begitu tertata dan terencana
Begitu runtut dan sistemis
Saat beberapa di antara kami mencoba menyingkirkannya
Tiba-tiba muncul ranting-ranting kering lainnya di sekitar kita
Hingga beberapa di antara kita merasa bahwa cara terbaik untuk
membersihkannya
Adalah dengan membakarnya
Adakah yang sengaja bermain api di negeri ini
Menghembus-hembus angin untuk mengobarkan titik-titik kecil api
Semua begitu rapi
Tampak begitu sejati
Ketika beberapa di antara kita mencoba memadamkan api
Muncul titik-titik baru yang tak terkendali
Bahkan beberapa di antara kami mulai membenci pemadam api
Atas nama keyakinan yang hakiki
Menumbuhkan kesadaran diri
Bahwa untuk membersihkan sampah yang mengotori
Mestilah menggunakan api
Tak lagi cukup dengan menyingkirkan semak berduri
Adakah yang sengaja membawa api
Di tengah ranting kering yang berserakan atau sengaja diserakan
Langganan:
Postingan (Atom)