beberapa mekar di atas pusara
beberapa tergeletak di atas pusara
tinggal kembang beronce harapan
persembahan untukmu
tak ada lagi rencana merayakan bersama
tak ada lagi agenda acara yang direncana
hanya do'a yang ku tebar
di atas pusara
di selembar sajadah yang dihampar
semoga nikmat senantiasa dicurahkan
dalam pembaringan menuju kebangkitan
semoga sejahtera selalu dilimpahkan
sebagai awal balasan besar saat yang dijanjikan
Jumat, 08 April 2011
Kamis, 07 April 2011
antara Takut dan Harap
kadang ragu
selimuti langkahku
sering bimbang
merasuk pikiran
akan akhir dari garis tujuan
akan makna atas kejadian
akan kuat untuk bertahan
sepi sunyi sepanjang jalan
gentayangan hantu keputus asaan
tubuh rapuh gigil gemeratan
terjebak kelam pusaran kekhawatiran
cahaya redup lentera di tangan
hampir padam
di tengah bagai kegelisahan
ucap harap
tercekat di kerongkongan
akan hadir purnama sebelum
lentera padam
rindu Kaustar
dahaga bukan sembarang dahaga
haus bukan sembarang haus
seribu sumber air tak dapat menghapusnya
sejuta rasa minuman tak mampu hilangkannya
hanya satu telaga
dan bukan yang lainnya
hanya satu tetes
cukup puaskannya
kaustarku
telaga khusus bagi jiwa
bagi hati yang terhubung janji
mohon perkenan-Mu
wahai Pemilik Segala
bertemu kaustar
telaga jiwa
tuk teguk tetes penghilang dahaga
biar kokoh rapuh sukma
biar tegak pandang mata
tatap bentang asa
jalankan peran
hingga sempurna
Langganan:
Postingan (Atom)