ketika kau bilang tak apa-apa
sebenarnya disitulah masalahnya
saat kau bilang terserah
di situ pula ada masalah
kala kau katakan aku ikhlas
maka yang membayang hanya bias
legawa
ikhlas
tak apa-apa
tak pernah terucap lewat kata
tak pernah perlu mendengar puja
tak pernah perlu diakui sekitarnya
namun,
mewujud dalam nyata
mengalir bersama hawa
tak ada ikhlas
tak ada legawa
jika masih perlu kata untuk
ungkapkannya
karna seringkali kata
membuktikan sebaliknya...
Selasa, 29 Mei 2012
Jumat, 25 Mei 2012
doa di sebuah pagi
semoga tak ada sombong terselip
dalam baju bernama kesederhanaan
berharap tak ada angkuh menyusup
dalam jubah ketawadluan
semoga diberi kuat untuk menjaga
kobar api bakar benih ketakaburan
kadang memang terlalu halus
sombong menyelinap dalam kesederhanaan
angkuh membaur di tengah lahir ketawadluan
saat dada tiba-tiba mengembang
kala hidung tiba-tiba menggembung
ketika jiwa tiba-tiba serasa mengangkasa
merasa lebih baik dari lainnya
seakan lebih bijak dari sesama
seperti menjadi akhir dari bijaksana
semoga kesahajaan mampu membakar
benih-benih kesombongan
berharap keikhlasan tetap menjadi inti perjalanan
amin
dalam baju bernama kesederhanaan
berharap tak ada angkuh menyusup
dalam jubah ketawadluan
semoga diberi kuat untuk menjaga
kobar api bakar benih ketakaburan
kadang memang terlalu halus
sombong menyelinap dalam kesederhanaan
angkuh membaur di tengah lahir ketawadluan
saat dada tiba-tiba mengembang
kala hidung tiba-tiba menggembung
ketika jiwa tiba-tiba serasa mengangkasa
merasa lebih baik dari lainnya
seakan lebih bijak dari sesama
seperti menjadi akhir dari bijaksana
semoga kesahajaan mampu membakar
benih-benih kesombongan
berharap keikhlasan tetap menjadi inti perjalanan
amin
Kamis, 17 Mei 2012
ketika tak ada lagi daya
menekuri alunan alam
lewat hembusan yang tak lagi nyaman
merenungi nyanyian malam
dalam hening yang kian mencekam
aku luruh dalam ketakberdayaan
hilang sudah segala angkuh dan kesombongan
kaki lumpuh seakan tanpa tulang
tangan tak lagi mampu digerakkan
tanpa daya
tanpa tenaga
hanya harap yang masih tersisa
sebagai titik cahaya dalam jiwa
hanya mimpi yang masih abadi
menunggu wujud tanpa henti
pada-Mu aku berserah
agar aku tak hilang arah
pada-Mu aku menunduk
agar aku tak hilang bentuk
pada-Mu aku memuji
agar aku sampai sejati
lewat hembusan yang tak lagi nyaman
merenungi nyanyian malam
dalam hening yang kian mencekam
aku luruh dalam ketakberdayaan
hilang sudah segala angkuh dan kesombongan
kaki lumpuh seakan tanpa tulang
tangan tak lagi mampu digerakkan
tanpa daya
tanpa tenaga
hanya harap yang masih tersisa
sebagai titik cahaya dalam jiwa
hanya mimpi yang masih abadi
menunggu wujud tanpa henti
pada-Mu aku berserah
agar aku tak hilang arah
pada-Mu aku menunduk
agar aku tak hilang bentuk
pada-Mu aku memuji
agar aku sampai sejati
Langganan:
Postingan (Atom)