Bismillah
ku sebut asma-Mu
tuk mulai langkahku
Bismillah
ku sebut asma-Mu
tuk tundukkan egoku
Bismillah
ku sebut asma-Mu
tuk ingatkan diriku
Bismillah
ku sebut asma-Mu
tuk agungkan-Mu
Bismillah
ku sebut asma-Mu
tuk tetapkan kehambaanku
Bismillah
ku sebut asma-Mu
tuk perkuat pijakanku
Bismillah
ku sebut asma-Mu
tuk tiap titik dalam perjalananku
Rabu, 05 Mei 2010
Selasa, 27 April 2010
Dan sesudah kesukaran, pasti ada kemudahan
pantaimu belum tampak
gelombang masih menghadang
badai belum juga reda
lalu,
mengapa kau ingin tenggelamkan kapal?
rumahmu masih jauh
bukit gunung masih di depan
sungai lembah masih membentang
lalu,
mengapa kau ingin hentikan langkah?
sarangmu masih di seberang
awan hujan bukan halangan
angin topan jadikan loncatan
lalu,
mengapa kau ingin tanggalkan sayap?
derita dan rintangan
hambatan dan tantangan
musibah dan cobaan
hanya merupakan awal
pedih
perih
sedih
rintih
adalah niscaya sebelum kemenangan
duka
lara
sengsara
adalah niscaya bagi keberhasilan
"Dan sesudah setiap kesukaran
muncullah kemudahan"
demikian yang dijanjikan dalam firman
gelombang masih menghadang
badai belum juga reda
lalu,
mengapa kau ingin tenggelamkan kapal?
rumahmu masih jauh
bukit gunung masih di depan
sungai lembah masih membentang
lalu,
mengapa kau ingin hentikan langkah?
sarangmu masih di seberang
awan hujan bukan halangan
angin topan jadikan loncatan
lalu,
mengapa kau ingin tanggalkan sayap?
derita dan rintangan
hambatan dan tantangan
musibah dan cobaan
hanya merupakan awal
pedih
perih
sedih
rintih
adalah niscaya sebelum kemenangan
duka
lara
sengsara
adalah niscaya bagi keberhasilan
"Dan sesudah setiap kesukaran
muncullah kemudahan"
demikian yang dijanjikan dalam firman
Kutitip rinduku
ku titipkan rinduku padamu
dalam batas ketiadaan waktu
kutitipkan rinduku padamu
semakin dalam seiring berjalannya waktu
kutitipkan rinduku padamu
dalam hening keabadian malam
kutitipkan rinduku padamu
dalam terang matahari jiwa
kutitipkan rinduku padamu
dalam sejuk angin surgawi
kutitipkan rinduku padamu
dalam belai kasih abadi
kutitipkan rinduku padamu
dalam nyanyian merdu bidadari
kutitipkan rinduku padamu
dalam selutuh sepenuh cinta
kutitipkan rinduku padamu
sepanjang perjalanan waktu
kutitipkan rinduku padamu
wahai engkau kekasih hatiku
kutitipkan rinduku padamu
wahai jiwa pengisi jiwaku
kutitipkan rinduku padamu
wahai puisi gairah hidupku
kutitipkan rinduku padamu
sampai tiba waktu bertemu
dalam batas ketiadaan waktu
kutitipkan rinduku padamu
semakin dalam seiring berjalannya waktu
kutitipkan rinduku padamu
dalam hening keabadian malam
kutitipkan rinduku padamu
dalam terang matahari jiwa
kutitipkan rinduku padamu
dalam sejuk angin surgawi
kutitipkan rinduku padamu
dalam belai kasih abadi
kutitipkan rinduku padamu
dalam nyanyian merdu bidadari
kutitipkan rinduku padamu
dalam selutuh sepenuh cinta
kutitipkan rinduku padamu
sepanjang perjalanan waktu
kutitipkan rinduku padamu
wahai engkau kekasih hatiku
kutitipkan rinduku padamu
wahai jiwa pengisi jiwaku
kutitipkan rinduku padamu
wahai puisi gairah hidupku
kutitipkan rinduku padamu
sampai tiba waktu bertemu
Langganan:
Postingan (Atom)